Soal Adzan dan Gonggongan Anjing, Kemenag Muba di Geruduk Massa

- Redaksi

Selasa, 1 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan dari gerakkan masyarakat dan mahasiswa, Selasa (1/3/2022), mendatangi Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Musi Banyuasin (Muba), dengan menggunakan pengeras suara, yang tujuan menyampaikan aksi damai terkait pernyataan Menteri Agama RI membatasi volume suara adzan.

Koordinator Aksi Damai, Ustads Coy Alamsyah Bajigur, mengatakan, kedatanganya di Kemenag Muba ini tidak lain guna, menyikapi pernyataan Menteri Agama RI pada sebuah tayangan video yang beredar di media sosial secara nasional baru baru ini, terkait dengan alasan pembatasan volume Azan.

“Hal itu menurut kami pernyataan tersebut adalah keliru dan kurang tepat sebab Volume Suara Azan di buat keras dengan tujuan mengingatkan warga muslim bahwa waktu sholat atau sembahyang, telah tiba,” katanya.

Maka terhadap polemik dan alasan diatas tersebut pihaknya dari Gerakkan Masyarakat dan Mahasiswa Musi Banyuasin Untuk NKRI Harga Mati bermaksud akan menyampaikan Aspirasi Menolak Pernyataan Opini dari Menteri Agama RI soal pengaturan volume Azan.

“OLeh karena itu kami minta Menteri Agama RI Mencabut Pernyataannya bahwa Suara Azan Sama dengan Suara hewan. Kemduian. Kami minta Menteri Agama RI menyampaikan Permohonan Maaf kepada Seluruh Masyarakat dan Rakyat Indonesia atas Pernyataannya,” terangnya.

Selanjutnya, meminta kepada Presiden RI Bapak Jokowi SEGERA Mencopot dan Mengganti Menteri Agama RI saat ini. “Demikian hal ini kami sampaikan kepada Kemenag Muba, sekiranya agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara, Kepala Kemenag Muba, Win Hartan, melalui Kasubag TU, Hakut Rizon mengatakan, pernyataan yang disampaikan kepada pihaknya tentu saja diterima dengan baik, dan akan disampaikan ke pusat.

“Kita sudah mendengarkan apa yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat, dan kami pun respek,” imbuhnya. (ANA)

Berita Terkait

Disdukcapil Muba Jemput Bola ke Desa Sungai Dua, Penuhi Kebutuhan Administrasi Kependudukan Masyarakat
Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Disdukcapil Muba Jemput Bola ke Desa Sungai Dua, Penuhi Kebutuhan Administrasi Kependudukan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB