Siswi SD Tenggelam di Sungai Wall saat Tengah Mandi

- Redaksi

Minggu, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: Basarnas Palembang)

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: Basarnas Palembang)

SUARAPUBLIK.ID, OKU – Seorang siswa kelas 6 SD bernama Padli Pardinata dilaporkan tenggelam di Sungai Wall, Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut informasi, kejadian berawal saat  korban bersama dua orang temannya bermain dan mandi di pinggir Sungai Wall atau tepatnya di Dusun 5, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Ketika sedang asyik mandi tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam. Dua orang teman korban berusaha menolong. Namun, gagal dan kemudian melaporkannya kepada warga sekitar.

Kasi Operasi Kantor SAR Palembang Manca Rahwanto menerangkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut pada Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 05.15 WIB.

Berdasarkan informasi tersebut pihaknya langsung memerintahkan satu Tim Rescuenya  yang berada Unit Siaga SAR OKU Timur lengkap membawa peralatan air untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.

“Saat ini kami masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan,” terang Manca.

Untuk metode pencarian dilakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua  Search And Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran Sungai Wall dengan menggunakan perahu karet sejauh 5 kilometee serta melakukan manuver perahu karet di lokasi-lokasi yang dicurigai.

“Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada di dalam air, termasuk korban yang kemungkinan ada di dalamnya,” ungkap Manca.

Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode Detection Mode, yaitu pencarian yang didasarkan pada besarnya kemungkinan ditemukan tanda-tanda korban serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai.

“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Namun, kami akan terus melakukan upaya agar korban secepatnya dapat ditemukan,” kata Manca. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB