SIRA Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Illegal Drilling Mulai Ditertibkan

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi Iqbal, SH

Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi Iqbal, SH

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID-Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi Iqbal, SH, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kapolda Sumatera Selatan melalui Ditreskrimsus dan jajaran Polsek Bayung Lencir dalam menertibkan puluhan sumur minyak ilegal (illegal drilling) di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Rahmat menilai, tindakan aparat yang meratakan sedikitnya 31 sumur minyak ilegal merupakan langkah konkret yang patut diapresiasi. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk memberikan efek jera kepada para pelaku yang selama ini merusak lingkungan dan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Kami sangat mendukung tindakan tegas Kapolda Sumsel. Ini langkah nyata untuk memberikan efek jera kepada para pelaku illegal drilling yang selama ini merajalela,” ujar Rahmat, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, aktivitas pengeboran minyak ilegal tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik horizontal antar kelompok. Perebutan lahan hingga aksi kekerasan kerap terjadi akibat praktik ilegal tersebut.

SIRA pun mendorong agar penertiban tidak hanya dilakukan di satu titik, melainkan menyeluruh di sejumlah wilayah lain yang masih marak aktivitas serupa, seperti Kecamatan Keluang, Sungai Lilin, hingga kawasan Keban.

“Kami berharap penindakan ini tidak tebang pilih dan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh titik yang terindikasi illegal drilling,” tegasnya.

Selain itu, SIRA juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum yang membekingi aktivitas ilegal tersebut. Untuk itu, aparat penegak hukum diminta bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat.

“Kami meminta aparat tidak ragu menindak siapa pun, termasuk oknum yang diduga membekingi aktivitas ilegal ini,” tambahnya.

Rahmat juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung upaya pemberantasan illegal drilling demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di Sumatera Selatan.

“Kami yakin dengan dukungan masyarakat, praktik illegal drilling dapat diberantas secara maksimal,” tutupnya.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Promosi UMKM Binaan di HUT Kabupaten Lahat
Herman Deru Siap Jadikan Sumsel Pelopor Obligasi Daerah, Mekeng Targetkan UU Rampung Tahun Ini
Resmi Jadi Sekolah Model, SMK PGRI 1 Palembang Lepas Lulusan Angkatan ke-53 
Internetan Makin Hemat, by.U Hadirkan Paket Super Kaget dengan Kuota Variatif
Lewat HPMD, Astra Motor Sumsel Hadirkan Experience Seru di Mari Berdendang Fest 2026
Prabowo Alokasikan 18 Sapi Kurban untuk di Sumsel
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:38 WIB

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:36 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Promosi UMKM Binaan di HUT Kabupaten Lahat

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:42 WIB

Herman Deru Siap Jadikan Sumsel Pelopor Obligasi Daerah, Mekeng Targetkan UU Rampung Tahun Ini

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:12 WIB

Resmi Jadi Sekolah Model, SMK PGRI 1 Palembang Lepas Lulusan Angkatan ke-53 

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:23 WIB

Berita Terbaru

Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Markus Mekeng saat konferensi pers usai kegiatan sarasehan di Ballroom Hotel Aston Palembang, Selasa (19/5/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:38 WIB