Sejuta Sambung Pucuk Kopi di Pagar Alam Terima Penghargaan MURI

- Redaksi

Sabtu, 4 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghargaan MURI kepada Pemkot Pagar Alam atas sambung pucuk terbanyak. (Photo: Delta Handoko)

Penghargaan MURI kepada Pemkot Pagar Alam atas sambung pucuk terbanyak. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Pagar Alam atas sambung pucuk tanaman Kopi terbanyak mencapai satu juta batang.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Customer Relation Manager MURI Indonesia, Andre Purwandono, kepada Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, dan Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, pada acara Launching Gerakan Sejuta Sambung Pucuk Tanaman Kopi di Desa Rempasai, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan Pagar Alam, Sabtu (4/9/2021).

Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni mengatakan, bahwa Pagar Alam dengan topografi berbukit dan pegunungan, sangat cocok untuk mengembangkan varietas tanaman kopi, khususnya robusta.

Sehingga, Pemkot Pagar Alam dengan berbagai upaya terus mendorong peningkatan kuantitas maupun kualitas hasil produksi kopi. Salah satunya dengan program satu juta sambung pucuk atau stek Kopi.

“Kita berterimakasih juga program satu juta sambung pucuk ini di support oleh Gubernur Sumsel sebanyak satu juta batang. Sehingga pada tahun ini menjadi dua juta batang sambung pucuk,” ucap Alpian.

Menurut Alpian, dalam meningkatan kualitas kopi, Pagar Alam juga telah menerima bantuan dari Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sumsel berupa satu unit Rumah Produksi Kopi dan Solar Dry di tahun 2020, dan 3 Unit tambahan di tahun 2021.

“Hal ini akan sangat membantu Kota Pagar Alam dalam upaya meningkatkan kualitas nilai tambah dari hasil produksi komoditi tanaman Kopi,” ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, dalam sambutannya mengatakan, program sambung pucuk tersebut dilakukan agar kualitas kopi dapat semakin meningkat dan dikenal luas.

“Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Sumsel memberikan bantuan satu juta batang bibit Kopi untuk dilakukan sambung pucuk melalui bantuan Gubernur Sumsel,” terang Mawardi.

Pada kesempatan tersebut, Mawardi menyalurkan bantuan Gubernur kepada sejumlah kelompok tani berupa mesin penepung Kopi, mesin pencacah limbah Kopi, alat pencacah rumput, bantuan irigasi perpompaan, alat rosting, KUR Cluster bawang merah, KUR Cluster jeruk, 50 ekor Kambing beserta 2 kandang kambing. (ANA)

Berita Terkait

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo
Masuk Program Unggulan, Pasar Terminal Nendagung Ditata Ulang, Wako Ludi: Ini Demi Kebaikan Bersama

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman

Berita Terbaru

Kota Palembang

Nenek 62 Tahun Jadi Korban KDRT, Suami Ancam Pakai Senjata Tajam

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:53 WIB