Sat Samapta Polres Muba Amankan Anak Geng Motor

- Redaksi

Sabtu, 10 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Miris dan memprihatinkan Kota Sekayu yang selama ini aman, tenang dan kondusif, seiring perkembangan zaman, akhir-akhir ini sudah mulai muncul adanya kelompok- kelompok anak muda yang menamakan dirinya sebagai geng motor A atau Geng B yang tindakannya sudah mengarah ke tindakan kriminal dan menimbulkan keresahan di masyarakat, dan lebih miris lagi para pelakunya masih merupakan bocil yang rata-rata masih berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sebagaimana yang terjadi pada hari Jumat (09/08/2024) malam sekira pukul 21.30 wib, berkat kesigapan Tim Patroli sat samapta polres Muba yang bersinergi dengan Personil Satpol PP kabupaten Muba berhasil mengamankan 7 orang anak-anak yang terlibat tawuran di depan Masjid Baitul Makmur Jalan terminal Randik Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu.

Dari hasil pendataan yang dilakukan polisi bahwa anak-anak yang diamankan tersebut berumur antara 14 tahun hingga 19 tahun dan berstatus masih pelajar sekolah lanjutan pertama dan sekolah lanjutan atas, dan 7 orang yang diamankan tersebut, 3 orang mengaku dari geng Kampung Horor dan 4 orang dari geng Waterfront.

Kedua geng tersebut yaitu geng Kampung Horor dan Geng Waterfront berseteru dengan geng Gazza yang informasinya berjumlah 20 orang dan kabur saat mengetahui kedatangan polisi.

Kapolres Muba AKBP. Listiyono Dwi Nugroho SIK. MH. melalui Kasat Samapta AKP. Ade Nurdin SH. saat dikonfirmasi t Sabtu (10/8) membenarkan telah mengamankan 7 orang anak-anak yang terlibat tawuran pada hari Jumat (09/08/2024) malam tadi sekira pukul 21.30 wib di depan masjid Baitul Makmur Jalan terminal Randik Kelurahan Serasan Jaya. Sekayu .

“Ke-7 anak tersebut dari pengakuannya merupakan gabungan dari geng Kampung horor dan geng Waterfront yang berseteru dengan Geng Gazza yang kabur saat polisi datang, dan dari anak-anak tersebut ada beberapa anak yang mengalami luka gores karena sabetan dari benda keras dan ada juga yang luka lecet serta memar,”kata Ade.

Lanjut ade, pihaknya sudah melakukan pemanggilan kepada orang tua dari masing-masing anak tersebut dan kami himbau untuk selalu mengawasi anak-anaknya dengan ketat, tidak tergabung dalam kelompok anak-anak yang berpotensi menimbulkan keonaran dan batasi kegiatan keluyuran malam, intinya agar anak-anaknya selalu dipantau dan diawasi, jangan sampai timbul penyesalan dikemudian hari.

“Informasi tentang adanya geng dari anak-anak muda bahkan bocil ini sebelumnya sudah kami monitor, dan untuk antisipasinya kami bersama-sama dengan satpol pp melakukan patroli rutin pada jam-jam rawan,”bebernya

Ade menyebut, selain kegiatan patroli kami juga melakukan sambang ke sekolah-sekolah yang ada di kota Sekayu ini untuk memberikan himbauan terutama mengenai kenakalan remaja, hal yang sama juga dilakukan oleh Sat Binmas polres Muba, yang semuanya tentu berharap agar tidak ada anak-anak di Muba ini melakukan tindakan atau kegiatan yang dapat merugikan dirinya sendiri maupun masyarakat. Ujar Ade.

Ade Nurdin menambahkan bahwa kegiatan himbauan, pengawasan terhadap anak-anak ini tetap akan terus dilakukan agar kenakalan remaja yang ada pada anak-anak dapat dialihkan menjadi kegiatan yang positif, kami tidak bisa bekerja sendiri dan kami berharap peran serta semua pihak khususnya orang tua dan sekolah untuk sama-sama memantau, mengawasi dan menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang dapat merugikan dirinya sendiri.

“7 anak yang telah diamankan setelah masing-masing orang tuanya dipanggil dan diarahkan, ke-7 anak-anak tersebut dikembalikan kepada orang tuanya,”imbuhnya.

Berita Terkait

Bupati Muba Instruksikan Ke Perusahaan Kepatuhan Regulasi Tenaga Kerja dan Transparansi Loker Bagi Warga Muba 
Kolaborasi Disnakertrans Muba dan PT Baturona Adimulya Buka Lowongan Driver Dump Truck untuk Warga Lokal
Disnakertrans Muba Turunkan Tim Verifikasi Sengketa Lahan Air Balui SP 2, Jamin Hak Warga dan Investasi Tetap Aman
Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin
Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.
Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis
Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:57 WIB

Bupati Muba Instruksikan Ke Perusahaan Kepatuhan Regulasi Tenaga Kerja dan Transparansi Loker Bagi Warga Muba 

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:48 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan PT Baturona Adimulya Buka Lowongan Driver Dump Truck untuk Warga Lokal

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:46 WIB

Disnakertrans Muba Turunkan Tim Verifikasi Sengketa Lahan Air Balui SP 2, Jamin Hak Warga dan Investasi Tetap Aman

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.

Berita Terbaru

Empat Lawang

Pelantikan ASN Kembali Dilakuan, Optimalkan Pelayanan Kemasyarakat

Rabu, 24 Jun 2026 - 18:00 WIB