Salurkan BLT DD Tahap II, Kades Kurnaidi : Inilah Ciri Mereka Yang Miskin Ekstrim

- Redaksi

Jumat, 16 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Kurnaidi saat menyalurkan Bantuan langsung Tunai

Kades Kurnaidi saat menyalurkan Bantuan langsung Tunai

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sebagai upaya mengatasi kemiskinan ekstrim, Pemerintah Desa Pagar Bulan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II tahun 2023, Jum’at (16/6/2023).

Bantuan bersumber dari Dana Desa (DD) itu, disalurkan langsung secara simbolis oleh Kepala Desa Pagar Bulan Kurnaidi, kepada salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam penyaluran bantuan ini, Pemerintah Desa Pagar Bulan mengantarkan langsung kesetiap rumah KPM.

Kepala Desa Pagar Bulan Kurnaidi, mengatakan, bahwa program BLT-DD adalah upaya percepatan penuntasan kemiskinan ekstrim sesuai yang diinstruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim.

“Ini cara negara mengurangi atau menghapus kemiskinan ekstrim di desa,” ujar Kepala Desa Pagar Bulan Kurnaidi, saat dibincangi disela – selah kegiatannya saat menyalurkan bantuan tersebut kerumah – rumah KPM.

Adapun besaran nilai BLT-DD kemiskinan ekstrim yang diterima per-KPM ini yakni Rp300.000 per bulan. Dalam 3 bulan masing – masing KPM mendapatkan uang Rp 900.000. “Bantuan ini periode bulan April, Mei, dan Juni,” tutur dia.

“Jumlah penerima BLT-DD di Desa Pagar Bulan 40 Keluarga Penerima Manfaat, yang termasuk kategori kemiskinan ekstrim yang memang dianggap layak untuk menerima bantuan tersebut,” jelas dia.

Saat ditanya soal ciri-ciri miskin ekstrim dalam kategori pemerintah, dijelaskan Kurnaidi, ciri – ciri mereka yang miskin ekstrim yakni berpenghasilan di bawah Rp11.633 per hari.

“Warga yang juga dikategorikan miskin ekstrim yakni lansia, tinggal sendirian, tidak bekerja, difabel, memiliki penyakit kronis atau menahun, rumah tidak layak huni, tidak memiliki fasilitas air bersih dan sanitasi yang memadai serta kondisi lainnya,”beber dia. (*)

Berita Terkait

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Berita Terbaru