Rusak Prakarya Sekolah Tanpa Sengaja, Siswa SMP Dianiaya Oknum Guru

- Redaksi

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Salah seorang oknum guru di SMP Negeri 27 di Palembang, diduga melakukan penganiayaan terhadap murid inisial AK. Penganiayaan ini terjadi usai AK secara tidak sengaja merusak hasil prakarya siswa lain.

Yunani ibu korban mengungkapkan, kronologi kejadian berawal saat sang anak dan temannya bermain pada jam istirahat. Karena asyik bermain dengan temannya, korban secara tidak sengaja menginjak prakarya yang tertutup dengan sejumlah kertas.

“Anak saya ini tidak tahu kalau itu prakarya karena tertutup banyak kertas,” kata wanita yang akrab disapa Yuyun ini, saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (14/9/2023).

Usai insiden tersebut, terang Yuyun, sang anak dipanggil ke ruang guru. Sesampainya di ruang guru, korban mencoba menjelaskan kejadian. Namun, guru tersebut tidak mau mendengarkan, dan tanpa basa-basi oknum guru langsung menampar dan mencekik korban.

Tidak hanya itu, korban juga mendapatkan pukulan dari oknum guru tersebut. “Anak saya ditampar dua kali, dipukul dan dicekik. Di leher anak saya juga masih terdapat bekas cekikan guru itu,” terang Yuyun.

Yuyun mengaku sangat menyayangkan cara oknum guru tersebut. “Sekalipun anak saya salah, tidak seharusnya dia melakukan penganiayaan,” tegas Yuyun.

Menurut Yuyun, banyak cara lain untuk menghukum siswa. “Silahkan hukum anak saya. Misal dengan membersihkan wc, berdiri di lapangan, bukan dengan cara kekerasan seperti ini,” tegas Yuyun.

Akibat peristiwa tersebut, lanjut Yuyun, sang anak  mengalami trauma, dan mengurung diri di kamar. “Tadi waktu saya tanya dia tidak mau cerita, langsung mengurung diri di kamar,” tutur Yuyun.

Yuyun berharap, ke depan tidak ada lagi aksi kekerasan, terutama di lingkungan sekolah.

“Sekolah itu kan tempat belajar, tempat mencari ilmu, tempat membentuk akhlak yang baik, harusnya guru bisa mencontohkan hal-hal yang baik, bukan malah memberikan contoh seprti ini,” tutur Yuyun. (ANA)

Berita Terkait

Ingkar Putusan Pengadilan Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dilaporkan Mantan Istri
Satgas Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Penimbunan 82.000 KL Solar Ilegal di Banyuasin
Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri
Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap
Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:39 WIB

Ingkar Putusan Pengadilan Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dilaporkan Mantan Istri

Sabtu, 25 April 2026 - 18:36 WIB

Satgas Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Penimbunan 82.000 KL Solar Ilegal di Banyuasin

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Berita Terbaru

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Musi Banyuasin

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:54 WIB