Pria di Palembang Nekat Gantung Diri Usai Cekcok dengan Pacar

- Redaksi

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dievakuasi di RSMH. (Photo: Kiki Nardance)

Korban dievakuasi di RSMH. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang pria ditemukan sudah tidak bernyawa. Pria tersebut yakni YD (Yadi 40), warga Jalan Kedamaian, Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang. Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri terali petilasi jendela, Jumat (2/5/2025), sekitar pukul 20.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, diketahui YD nekat mengakhiri hidupnya diduga usai bertengkar dengan pacarnya. Ditemukannya korban berawal saksi (warga) melihat korban sudah tergantung. Lalu karena panik melaporkan kejadian ini ke ketua RT setempat yakni Asmadi (56).

“Saya awalnya mendapatkan dari warga pak. Yang melihat korban sudah tidak bernyawa lagi tergantung. Lalu kami bersama sama ke lokasi,” ungkap Asmadi, kepada petugas kepolisian.

Sesampainya di lokasi, kemudian warga setempat langsung mengangkat korban dan memutuskan ikat pinggang yang menjerat leher korban. Karena pada saat itu diperkirakan korban masih bernyawa. Kemudian korban dibawa ke teras rumah, setelah dichek korban sudah meninggal dunia.

“Panik. Jadi warga mencoba memberikan pertolongan, dan melepaskan korban dari ikatan. Ketika dicek korban sudah meninggal dunia,” katanya.

Mengetahui korban sudah meninggal dunia, Ketua RT langsung menghubungi pihak kepolisian. Tidak berselang lama petugas piket Polsek Sukarami, Piket Reskrim dan piket Inafis Polestabes Palembang tiba TKP.

Saat itu korban langsung di bawa tim identifikasi Polrestabes Palembang ke RS Bhayangkara Muhammad Hasan.

“Setelah mendapatkan adanya laporan seroang pria mengakhiri hidup denga gantung diri. Kita langsung mendatangi TKP,  untuk melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian bersama piket reskrim dan Inafis Polrestabes Palembang,” ungkap Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Alex Andriansah, Sabtu (3/5/2025).

Lanjut Alek, setelah dilakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian korban langsung di evaluasi ke RS Bhayangkara Palembang. “Tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya.

Ditambahkan Alex, berdasarkan keterangan saksi, sempat terjadi cekcok di Handphone dengan seorang perempuan yang diduga pacar korban. “Masih dilakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa ini. Motif korban nekat gantung diri diduga karena asmara,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB