Polisi Selidiki Penyebab Jembatan Lalan yang Ambruk Ditabrak Tongkang

- Redaksi

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan beserta Polsek Lalan masih menyelidiki penyebab ambruknya jembatan penghubung antara Desa Suka Jadi P. 6 dengan Desa Galih Sari P.11 Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (12/8/2024), sekitar pukul 20.30 WIB.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Pol Sunarto mengungkapkan, kejadian berawal saat ponton bermuatan batubara yang ditarik TB Medelin Spirit dinahkodai Khomsyah Alief dari agen Wirsata Internasional Maritim (WIM), dari Jetty Sriwijaya Bara Logistic yang di asist oleh TB. Paris 22 (PT. Apau Sejahtera Abadi) di Nahkodai oleh Marlion.

“Pada waktu melintas di bawah jembatan Lalan itu terjadi sesuatu, TB Medelin Spirit ini didorong dari belakang oleh TB Paris 22, kemudian ponton ini oleng dan menghantam dolpin jembatan (tiang pengaman jembatan). Sehingga mengakibatkan jembatan itu roboh,” ungkap Sunarto, Selasa (13/8/2024).

Akibat dari kejadian tersebut, kata Sunarto, lima orang dikabarkan hilang. Antara lain, Muhammad Kusdio (42) warga P.5 Sari Agung, Hendra Hanlipi (15) warga P.5 Sari Agung, Mohamad Alansyah (15) warga Suka Jadi, Misbahul Munir (32) warga Suka Jadi dan Ribut Riyadi (34) warga Palembang. Sementara satu orang mengalami luka berat bernama Elpis warga P.11.

Dan untuk warga yang mengalami luka ringan bernama Lukas warga P.6, Raka warga P.6, M. Rifansyah warga P.6, Saiqul warga P.6, Heri warga P.6, Andre warga P.11 dan Samari (43) P.13 warga Purwodadi (Banyuasin).

“Saat ini jajaran Ditpolairud Kasubdit Gakkum, Polsek, Tim Sar dan stake holder terkait sudah ke lokasi untuk mencari korban, mudah-mudahan para korban dapat segera ditemukan dengan kondisi selamat,” kata Sunarto.

Saat ini, lanjut Sunarto, kapal yang menabrak jembatan masih diamankan di lokasi.

“Baik Tugboat maupun Ponton serta nahkoda sudah diamankan, dari Kapolsek Lalan juga sudah membantu masyarakat untuk menyebrang, karena memang jembatan itu akses penghubung antara kedua desa,” tutur Sunarto. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB