Polisi Amankan 11 Orang Diduga Preman

- Redaksi

Selasa, 19 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Operasi rutin digelar Sat Reskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Pidum dan Tekab 134, dalam menekan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat. Hasilnya, pada Selasa siang (19/7/2022), ada 11 orang diamankan.

Mereka diamankan polisi terkait aksi premanisme, pemalakan dan parkir liar. Mereka dibawa dari sejumlah lokasi berbeda, mulai dari kawasan Kertapati, Macan Lindungan, Air Mancur, Benteng Kuto Besak, Museum, dan Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian semuanya dibawa ke Mapolrestabes Palembang.

Di Polrestabes, 11 orang ini kemudian di ambil data, sidik jari, dan diambil foto satu persatu oleh Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing, membenarkan adanya kegiatan rutin yang dilakukan Unit Pidum dan Tekab 134 dan mengamankan 11 orang dari lokasi berbeda.

“Ada 11 orang kita amankan dalam operasi rutin ini, kegiatan ini akan terus kita lakukan setiap hari dan rutin untuk mencegah terjadinya tindak pidana seperti menodong, merampok, maling, dan sebagainya,” jelas Kompol Tri, di ruang kerjanya.

Menurut Tri, tujuan ini untuk membuat masyarakat kota Palembang merasa nyaman dan aman melakukan aktivitas setiap hari di segala tempat. “Baik itu di pasar, jalan, mal, minimarket dan lainnya,” katanya.

Tri menuturkan, 11 orang tersebut diamankan dari lokasi berbeda ada di wilayah Kertapati, Pasar 16 Ilir, dan Jalan Jenderal Sudirman. “Kegiatan akan terus kita lakukan dan evaluasi, serta anggota juga rutin melakukan patroli ditempat – tempat yang rawan,” ujarnya.

Setelah diamankan dan di lakukan penggeledahan dari 11 orang ini tidak ditemukan ada yang membawa senjata tajam (Sajam).

“Sudah kita data dan mereka semua tidak ada yang terkait tindak pidana dan adanya pelaporan – pelaporan ke kami, kemudian mereka didata dan akan diberikan pembinaan,” pungkasnya.

Sementara, Riko (27) mengatakan hanya sekedar menjadi tukang parkir. “Saya tidak memeras orang atau memalak kak, cuman jaga parkir saja. Uangnya untuk kebutuhan makan sehari- hari,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Gegara Uang Tak Diberi, Pria di Palembang Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu
Lakukan Aksi Curas Dua Sabahat Diringkus Unit Pidum
Satu Terduga Penembakan di Semeteh Datangi Polisi Secara Sukarela, Buron Sisa Satu 

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB