Polda Sumsel Dorong Transparansi dan Evaluasi Tunggakan Kasus di Polrestabes Palembang

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Polrestabes Palembang, Kamis (9/10/2025). (Photo: Suci)

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Polrestabes Palembang, Kamis (9/10/2025). (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat profesionalisme dan integritas jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi di Polrestabes Palembang, yang diikuti para pejabat utama Polda Sumsel serta seluruh jajaran Polrestabes Palembang, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kapolda Sumsel yang memberikan apresiasi atas dedikasi, inovasi, serta kerja keras anggota Polrestabes Palembang dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian.

Kapolda menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas, baik operasional maupun pelayanan publik, harus berorientasi pada pemeliharaan kamtibmas, perlindungan masyarakat, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Ini penting, evaluasi internal secara berjenjang, mulai dari tingkat polsek hingga Polrestabes,” tegas Kapolda.

Evaluasi ini diperlukan untuk menilai efektivitas penanganan tindak pidana dan respons cepat terhadap laporan masyarakat.

“Kota Palembang merupakan etalase bagi Sumatera Selatan, sehingga setiap tindakan kepolisian akan mencerminkan citra Polda Sumsel secara keseluruhan,” kata Kapolda.

Terkait strategi operasional, Kapolda menegaskan bahwa patroli harus dilakukan secara efektif dan analitis, dengan fokus pada jam-jam rawan antara pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Selain itu, pendekatan dialogis kepada masyarakat terus diperkuat agar kehadiran polisi lebih bermakna dan dirasakan langsung oleh warga,” pinta Kapolda.

Dalam sesi evaluasi, pimpinan Polda Sumsel menyoroti pentingnya menjaga reputasi institusi. Ditegaskan bahwa satu kesalahan dapat menghapus berbagai capaian positif, sehingga setiap anggota diminta saling mengingatkan dan menjaga perilaku profesional.

Kapolda juga meminta jajaran reserse untuk melakukan transparansi terhadap data perkara, termasuk kasus tunggakan yang belum terselesaikan.

“Evaluasi terhadap penanganan perkara lama, bahkan hingga dua dekade terakhir, diinstruksikan sebagai langkah introspeksi dan perbaikan sistem pelayanan hukum kepada masyarakat,” tegas Kapolda.

Selain itu, Kapolda mengajak seluruh anggota untuk menolak segala bentuk perilaku transaksional dalam pelayanan publik dan mengedepankan keteladanan dalam kepemimpinan. “Jika anda tidak sanggup untuk berprestasi, maka minimal anda jangan bermasalah,” jelas Kapolda.

Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel akan melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap tunggakan kasus sejak tahun 2005, meningkatkan patroli dialogis di wilayah rawan, serta memperkuat koordinasi antara polrestabes dan polsek. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri.

“Polda Sumsel berkomitmen membangun institusi yang transparan, responsif, dan berintegritas. Evaluasi dan pembinaan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” sampai dia.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan seluruh jajaran Polrestabes Palembang dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi antar satuan.

“Ini akan menjadi contoh bagi jajaran kepolisian di wilayah lain dalam menjaga kamtibmas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Nandang. (ANA)

Berita Terkait

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan
Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim
Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
SS Diamankan Security Usai Diduga Bobol Gudang di IB II Palembang
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025
Herman Deru Usut Polemik SPMB SMA yang Ancam Status Dapodik Ratusan Siswa di Palembang
Karantina Sumsel dan IPC Perkuat Sinergi Logistik Ekspor
Saksi Bea Cukai: 17 Cartridge Vape Berisi Metamfetamina Ditemukan dalam Tas WN Malaysia di Bandara SMB II

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:40 WIB

Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:37 WIB

Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Senin, 29 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Senin, 29 Juni 2026 - 21:03 WIB

Herman Deru Usut Polemik SPMB SMA yang Ancam Status Dapodik Ratusan Siswa di Palembang

Berita Terbaru

Foto : korban usai membuat laporan polisi

Kota Palembang

Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:37 WIB