PLN ULP Muara Enim Minta Warga Waspada Musim Hujan Disertai Angin Kencang

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Enim kembali menghimbau masyarakat untuk lebih waspada disaat musim penghujan. Kondisi hujan lebat disertai angin kencang kerap kali menyebabkan pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik, sehingga menyebabkan suplai listrik ke sebagian wilayah terganggu.

Manager PLN Unit Layanan Muara Enim, Irfan Maulana, mengatakan bahwa pihaknya tengah gencar memonitor potensi bahaya terhadap jaringan dan melakukan pemangkasan pohon untuk menjaga jarak aman pohon dengan jaringan listrik.

“Kami berupaya mengoptimalkan kegiatan _right of way_ (ROW) jarak aman 3 meter dengan melakukan pemangkasan pohon agar potensi pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik dapat diminimalisasi”. kata Irfan

Irfan menghimbau masyarakat untuk melaporkan kepada PLN jika ada potensi bahaya pohon yang mengenai jaringan listrik.

“Meskipun ROW ini dilakukan secara periodik, beberapa tanaman cepat sekali tumbuhnya. Kadang baru beberapa waktu petugas pangkas, sudah rimbun lagi. Oleh karena itu, kami mohon kerjasama masyarakat dalam kegiatan ROW dan tanam tumbuh. Hubungi kami di unit terdekat atau PLN Mobile jika menemukan potensi bahaya yang dapat mengganggu suplai listrik” tutur Irfan.

Himbauan ini disampaikan Irfan lantaran sempat terjadi hujan deras yang mengakibatkan pohon tumbang dan mengenai tiang listrik pada tanggal 14 dan 24 Februari lalu, sehinggan suplai listrik ke Kelurahan Muara Enim terganggu. Ia mengatakan, saat musibah tersebut terjadi, pihaknya segera melakukan konfigurasi jaringan dan memasang unit gardu bergerak.

“Saat bencana beberapa waktu lalu, kami segera melakukan konfigurasi jaringan, mengganti tiang beton yang tertimpa pohon tumbang, serta memasang Unit Gardu Bergerak untuk supply listrik pelanggan terdampak” terang Irfan.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Lahat, Teguh Aang Rahmadi, mengatakan pada awal tahun 2024 ini PLN ULP Muara Enim telah melakukan pemampasan pohon sepanjang 20km pada jaringan yang mensupply listrik Kelurahan Muara Enim, melakukan inspeksi terhadap 108 gardu, dan memasang alat proteksi petir.

“PLN ULP Muara Enim telah melaksanakan pemampasan pohon sepanjang 20km pada jaringan yang mensupply listrik Kelurahan Muara Enim, melakukan inspeksi terhadap 108 gardu, dan memasang alat proteksi petir. Namun kami tetap mohon support masyarakat, khususnya dalam hal tanam tumbuh dan info potensi bahaya agar tim lapangan dapat bergerak cepat” pungkas Aang.

Berita Terkait

Satu Hari Dicari, Gibran Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Enim
Mandi Bersama Teman, Siswa SD di Muara Enim Tenggelam di Sungai Enim, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
ICMI ORDA Muara Enim Ajak Masyarakat Perdalam Tasawuf untuk Menjaga Keikhlasan Ibadah
Orang Tua Korban Pembacokan di Gelumbang Resmi Lapor Polisi, Desak Pelaku Segera Ditangkap
Polda Sumsel Bongkar Tambang Batubara Ilegal di IUP PTBA, 11 Pelaku Diciduk dan Kerugian Negara Capai Rp 95,9 Miliar
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
Laporan Warga Berbuah Penindakan, Polisi Amankan Pria Pembawa Senpi Rakitan di Muara Enim
KPK Amankan Bupati Muara Enim dalam Operasi Senyap, Sejumlah Kantor Dinas Dikabarkan Disegel
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:06 WIB

Satu Hari Dicari, Gibran Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Enim

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Mandi Bersama Teman, Siswa SD di Muara Enim Tenggelam di Sungai Enim, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:09 WIB

ICMI ORDA Muara Enim Ajak Masyarakat Perdalam Tasawuf untuk Menjaga Keikhlasan Ibadah

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:50 WIB

Orang Tua Korban Pembacokan di Gelumbang Resmi Lapor Polisi, Desak Pelaku Segera Ditangkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:02 WIB

Polda Sumsel Bongkar Tambang Batubara Ilegal di IUP PTBA, 11 Pelaku Diciduk dan Kerugian Negara Capai Rp 95,9 Miliar

Berita Terbaru