Petaka Memanjat Pohon Durian, Kakek 72 Tahun Tewas Diduga Terjatuh

- Redaksi

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan jasad korban. (Photo: Istimewa)

Lokasi penemuan jasad korban. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, MUSI RAWAS – Warga Dusun II, Desa Rantau Bingin, Kecamatan TPK, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan (Sumsel), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki.

Setelah dilakukan identifikasi Polsek Muara Beliti, mayat tersebut diketahui bernama Salamun (72), warga Dusun II, Desa Rantau Bingin, Kecamatan TPK, Kabupaten Mura.

Informasi yang dihimpun, korban diduga tewas usai jatuh dari pohon durian, Senin (23/12/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Muara Beliti Iptu Subardi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar ada penemuan jenazah berjenis kelamin laki-laki dan diketahui identitas jenazah, Salamun, warga Dusun II, Desa Rantau Bingin, Kecamatan TPK,” ungkap Subardi, Rabu (25/12/2024).

Kata Subardi, jasad korban pertama kali polsek ditemukan saksi Rizki (14) yang saat itu sedang mencari durian di tempat kejadian.

Lalu, tiba-tiba, saksi menemukan korban tergeletak di bawah pohon durian dengan posisi jatuh samping sebelah kanan, dengan bagian kepala korban berdarah akibat terbentur tunggul (sisa potongan) pohon durian.

“Dari hasil pemeriksaan lanjutan, korban diduga memanjat pohon durian dan saat hujan turun korban terpeleset hingga terjatuh,” kata Subardi.

Selain itu, korban memang bekerja menjaga kebun durian milik Zainudin yang merupakan keponakannya.

“Pihak keluarga korban Zainudin selaku keponakan korban telah membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan Visum Et Revertum dan autopsi mayat. Pihak keluarga telah ikhlas menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut dikemudian hari,” tutur Subardi. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB