Pesanan Alpukat 1,5 Ton tidak Kunjung Datang, Uang DP Rp11 Juta Melayang

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban membuat laporan Polisi di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban membuat laporan Polisi di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami Agusman (32), pria yang berprofesi sebagai pedangan di Palembang ini. Dirinya harus menjadi korban penipuan dan penggelapan saat memesan 1 setengah ton Alpukat.

Tidak terima sudah melakukan DP hingga Rp 11 juta, membuat warga Desa Tanjung Laut Kecamatan Tanjung Lubuk, OKi ini pun melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Sabtu (17/5/2025).

Kepada petugas piket pengaduan, Agusman menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/5/2025), lalu, sekitar pukul 18.34 WIB, di Jalan Pangeran Ratu tepatnya Pasar buah, Jakabaring Palembang.

Berawal, saat korban memesan Alpukat kepada terlapor yakni RM, sebanyak 1 setengah ton. Lalu setelah sepakat korban pun mengirim uang DP sebesar Rp 11 juta.

“Sudah sering pak saya pesan dengan terlapor ini. Namun kali ini saya seperti ditipu,” ungkapnya kepada petugas.

Setelah uang DP dikirim ke rekening Terlapor, lanjutnya, buah Alpukat yang ditunggu-tunggu tidak kunjung dikirim (datang). “Sudah 6 hari. Namun buah alpukat yang saya pesan tidak kunjung datang. Terlapor juga sudah saya telepon dan WhatsApp, tetapi nomor saya malah diblokir,” ungkapnya.

“Oleh itulah pak terpaksa saya laporkan kesini. Saya berharap dengan adanya laporan saya Terlapor ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait laporan kasus penipuan dan Penggelapan.

“Untuk laporan korban sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim, untuk dilakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

443 Jemaah Calon Haji (JCH) kloter pertama asal OKU Timur saat akan memasuki pesawat menuju ke Madinah melalui Bandara Internasional SMB II Palembang, Rabu (22/4/2026). Foto: dok Kemenhaj Sumsel

Kota Palembang

443 Jemaah Kloter 1 Resmi Dilepas Menuju Madinah

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:36 WIB