Penyebab WNA Asal China Tewas di Perairan Sungai Musi, Ada Luka Benturan di Kepala

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tim Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh Hasan Palembang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban kecelakaan antara speedboat Semoga Jaya dengan Jukung Tiga Berlian yang sedang gandeng dengan Jukung Doa Bersama di perairan Teluk Tenggirik, Kecamatan Banyuasin 1, Provinsi Sumatera Selatan. Diketahui, korban bernama Wu Hao (32) warga negara asing (WNA) yang berasal dari China.

“Tadi kami lakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah, dijumpai luka robek, serta benturan luka memar di kepala,” ungkap Dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh Hasan Palembang dr Indra Nasution, Kamis (14/11/2024).

Indra menduga, penyebab meninggalnya korban karena tenggelam.

“Namun, untuk pastinya kami tidak tau, karena kami hanya melakukan pemeriksaan di bagian luar tubuh korban, tetapi kami curigai  luka di kepala itu, itu yang menyebabkan dia terbentur,  kemudian tidak sadarkan diri, korban juga sepertinya banyak terminum air,” kata Indra singkat.

Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan antara Speedboat Semoga Jaya dengan Jukung Tiga Berlian yang sedang gandeng dengan Jukung Doa Bersama di perairan Teluk Tenggirik, Kecamatan Banyuasin 1, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (13/11/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat speedboat 400 PK Semoga Jaya mengangkut 22 Penumpang beserta 2 orang Crew dari arah Palembang menuju Sei Baung dengan Jukung Doa bersama yang menggandeng Jukung Tiga Berlian dari Desa Teluk Tenggirik mengarah Palembang.

Saat melintasi di Perairan Teluk Tenggirik, atau tepatnya di tikungan terjadilah tabrakan, di mana Speed Boat 400 PK menghindari Jukung Doa Bersama yang sedang gandeng dengan Jukung Tiga Berlian.

Bagian belakang speedboat tersebut mengenai bagian samping kiri Jukung Tiga Berlian sehingga menyebabkan speedboat kehilangan kendali dan kemasukan air hingga membuat tenggelam serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Dari kejadian tersebut menyebabkan satu orang penumpang Speedboat Semoga Jaya atas nama Wu Hao warga negara asing (WNA) asal Tiongkok China tenggelam. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB