Pengawas Lahan Kebun Sawit Diancam 3 Pria, Diserang Pakai Sajam

- Redaksi

Senin, 16 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Chichan (54), seorang pengawas lahan kebun sawit di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), diancam oleh tiga pria. Ketiga pria yang diduga mengancamnya yakni, Agung Sani, Kunci Sapei, dan Permatai alias Sentot.

Diketahui, lahan kebun sawit dengan luas 100 hektare yang berada di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) milik Mayjen Burlian.

Lahan tersebut sudah bekerjasama dengan PT Sumber Wangi Alam (SWA) dengan pembagian plasma. Dalam pengawasannya, Mayjen Burlian menyuruh korban Chichan.

Sanusi selaku Pengacara Chichan menjelaskan, bahwa kronologi berawal saat sang klien membersihkan areal di perkebunan sawit tersebut. Tiba-tiba, datang ketiga pelaku mengancam sang klien.

“Jadi, klien kami ini sedang membersihkan lahan, nah tiba-tiba datang pelaku yang mengaku bahwa lahan sawit luas 100 hektare tersebut milik mereka,” jelas Sanusi, saat ditemui di Polda Sumsel, Senin (16/10/2023).

“Ketiga pelaku ini bahkan menusuk klien kami dengan senjata tajam, tetapi berhasil ditangkis,” sambung Sanusi.

Selain menusuk, ketiga pelaku juga menebas leher Chichan. “Tetapi lagi-lagi berhasil ditangkis oleh klien kami,” ungkap Sanusi.

Dari sanalah kata Sanusi, pada tanggal 17 September 2023, pihaknya melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumatera Selatan.

“Klien kami merasa terancam, makanya kemarin kami melaporkan kejadian ini ke Polda,” kata Sanusi.

Selain Chichan, 2 orang karyawan dari PT SWA juga menjadi korban dari ketiga pelaku. Diketahui, bahwa ketiga pelaku juga melaporkan Chichan ke Polda Sumsel atas perkara pengancaman.

“Hari ini kami datang ke Polda Sumsel karena klien kami dilakukan pemeriksaan, kurang lebih 3 jam klien kami tadi diperiksa dan diambil keterangan sekaligus tindak lanjut dari pihak kepolisian,” terang Sanusi.

Sanusi berharap agar laporan dari pihaknya segera ditindaklanjut.

“Kami sangat khawatir karena orang-orang ini  kebal hukum, makanya untuk mengurangi terjadinya bentrok di lapangan, kami minta agar Kapolda Sumsel untuk segera menangkap dan menindaklanjuti laporan klien kami pada tanggal 17 September lalu,” tutur Chichan.

Karena, lanjut Sanusi, hingga saat ini pelaku belum dilakukan pemanggilan oleh pihak kepolisian.

“Kami minta segera dipanggil dan dilakukan pemeriksaan, karena akibat kejadian tersebut klien kami mengalami trauma, klien kami juga khawatir dan was was kalau ke lapangan, takut kejadin kemarin terulang kembali,” tutur Sanusi. (ANA)

Berita Terkait

Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor
Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku
Niat Hati Hendak Nonton Konser BTS Perempuan Di Palembang jadi Korban Penipuan Pembelian Tiket Konser
Sidang Praperadilan Tuti Apolinawati Hadirkan Saksi Fakta, Soroti Dugaan Ketidaknetralan Penyelidikan
Gagal Berangkat Umroh, Pasutri di Palembang Laporkan Agen Travel atas Dugaan Penipuan Rp90 Juta
Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan
Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:55 WIB

Niat Hati Hendak Nonton Konser BTS Perempuan Di Palembang jadi Korban Penipuan Pembelian Tiket Konser

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:49 WIB

Sidang Praperadilan Tuti Apolinawati Hadirkan Saksi Fakta, Soroti Dugaan Ketidaknetralan Penyelidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gagal Berangkat Umroh, Pasutri di Palembang Laporkan Agen Travel atas Dugaan Penipuan Rp90 Juta

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan

Berita Terbaru