Pemprov Sumsel Dukung Kolaborasi Polri dan Bulog Hadirkan Gerakan Pangan Murah

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sala seorang warga yang datang ke pasar murah yang berlokasi di halaman Kantor Polsekta Seberang Ulu I, Palembang.

Sala seorang warga yang datang ke pasar murah yang berlokasi di halaman Kantor Polsekta Seberang Ulu I, Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya stabilisasi harga pangan yang digagas oleh Polri melalui program Gerakan Pangan Murah.

Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang memberikan apresiasi kepada Polri dan Perum Bulog atas sinergi yang terbangun dalam menghadirkan pangan murah bagi masyarakat.

Menurutnya, program itu sangat membantu pemerintah daerah dalam menekan gejolak harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat, serta dapat meringankan beban masyarakat.

“Terima kasih kepada Polri dan Bulog yang telah menginisiasi program ini. Semoga dapat memberikan manfaat besar dan tepat sasaran,” ujar Cik Ujang, Jum’at (15/8/2025).

Dirinya mengajak seluruh elemen pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk turut mengawasi proses distribusi beras agar tidak terjadi penyelewengan.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Maka dari itu, pengawasan harus melibatkan semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi menyampaikan program Pangan Murah berlangsung sejak 6 hingga 13 Agustus 2025 lalu dan menjangkau 69 titik di seluruh Sumsel.

“Kita telah menyalurkan 220,09 ton beras dengan harga terjangkau, yakni Rp11.600 per kilogram,” imbuhnya.

Mewakili Perum Bulog Kanwil Sumsel, Mersi Windrayani mengatakan jika setiap titik dilengkapi dengan stok 2–5 ton beras untuk menjamin ketersediaan pasokan.

“Pasar murah digelar serentak di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Ini merupakan strategi jangka panjang dalam menjaga ketahanan pangan dan juga untuk melindungi masyarakat dari lonjakan harga kebutuhan pokok,” ucap dia.

Berita Terkait

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Abdul Jafar Kecam Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Jurnalis di Polda Sumsel
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Berita Terbaru