Pemprov Sumsel dan 3 Daerah Tetapkan Status Darurat Karhutla

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pemadaman api Karhutla. (Photo: Dokumen Manggala Agni)

Proses pemadaman api Karhutla. (Photo: Dokumen Manggala Agni)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – 3 dari 12 Wilayah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah menetapkan diri siaga Darurat Karhutla. Penetapan Status tersebut seiring dengan masuknya Musim kemarau di Sumsel sekaligus guna memitigasi lebih awal bencana tersebut
3 daerah tersebut yakni Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI). “Ada 12 daerah yang akan menetapkan status siaga darurat Karhutla, 3 daerah itu lebih dahulu menetapkan status tersebut,” kata Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Rabu (26/6/2024).
Sementara sembilan wilayah lainnya tengah berproses untuk meningkatkan status adalah Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, dan OKU Selatan.
“Selain itu, Pemprov Sumsel juga menetapkan status darurat karhutla karena syaratnya harus ada kabupaten kota yang telah menetapkan status darurat Karhutla, jadi total di Sumsel ada 4 pemerintah daerah yang telah menetapkan darurat Karhutla,” ungkapnya.
Selain itu, mengingat banyaknya daerah rawan karhutla di Sumsel, BPBD Sumsel telah meminta bantuan 8 helikopter ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Dari 8 Heli, 6 Water Boombing dan 2 untuk Heli Pantauan,” pungkasnya.

Berita Terkait

SIGUNTANG MENYAPA Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Akses Energi Berkualitas Lewat Bright Gas di Program Gebrak Rutilahu
Dukung Kemudahan Layanan Peserta, Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Perluas Kerja Sama Pembayaran
WFH Makin Nyaman, Telkomsel Hadirkan Paket SERU WFH SIMPATI dengan Kuota Besar dan Harga Terjangkau
Kapolrestabes Palembang Pimpin Sertijab, Kasat dan Kapolsek
Siswi Kelas 4 SD di Gandus Diperkosa Pria Berjaket Ojol, Pelaku Bujuk Korban dengan Uang
Dituduh Mencuri Hingga Dipukuli, Pemuda di Palembang Lapor Polisi
Biaya Membengkak, GAPASDAP Minta Pemerintah Lakukan Penyesuaian Tarif Penyebrangan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05 WIB

SIGUNTANG MENYAPA Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan di Sumsel

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:46 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Akses Energi Berkualitas Lewat Bright Gas di Program Gebrak Rutilahu

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:40 WIB

Dukung Kemudahan Layanan Peserta, Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Perluas Kerja Sama Pembayaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:34 WIB

WFH Makin Nyaman, Telkomsel Hadirkan Paket SERU WFH SIMPATI dengan Kuota Besar dan Harga Terjangkau

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:16 WIB

Kapolrestabes Palembang Pimpin Sertijab, Kasat dan Kapolsek

Berita Terbaru

Kepala Bapenda Achmad Rizwan saat melakukan Pemasangan Hang Tag atau tanda peringatan bagi WP yang belum bayar pajak, cara ini berfungsi mengingatkan Wajib Pajak untuk membayarkan pajak Kendaraannya.

Kota Palembang

SIGUNTANG MENYAPA Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan di Sumsel

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05 WIB