Pemkab Muba Gelar Sosialisasi Akuntabilitas Dana Desa, Hadirkan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dan BPK Sumsel

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat tata kelola keuangan desa agar semakin transparan, akuntabel, dan berdaya guna bagi masyarakat. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemkab Muba menggelar Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, di Opproom Pemkab Muba, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H. Fauzi Amro, MSi sebagai keynote speaker, serta Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan Rio Tirta, SE, Acc, CSFA sebagai narasumber utama.

Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang membuka secara langsung sosialisasi tersebut menyampaikan, bahwa pemerintah pusat telah memberikan kepercayaan besar kepada desa melalui penyaluran Dana Desa yang terus meningkat setiap tahun. Kepercayaan itu, kata Toha, harus dibarengi dengan tanggung jawab yang besar pula dalam pengelolaannya.

“Dana desa merupakan amanah negara untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap rupiah yang dikelola harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” ujar Toha di hadapan para kepala desa dan camat se-Muba.

Ia menekankan, akuntabilitas bukan sekadar laporan administratif, melainkan cerminan komitmen bersama untuk memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup.

Dalam arahannya, dikatakan ada empat poin penting dalam pengelolaan dana desa Pertama, kepatuhan terhadap regulasi, mulai dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban, agar terhindar dari pelanggaran hukum. Kedua, transparansi dan partisipasi masyarakat, dengan mendorong pemerintah desa mempublikasikan informasi APBDes melalui baliho dan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan. Ketiga, peningkatan kapasitas aparatur desa, terutama dalam penggunaan aplikasi pengelolaan keuangan seperti SISKEUDES, agar laporan keuangan lebih tertib dan akurat.

Terakhir, Fokus pada hasil (output dan outcome), yakni memastikan setiap program yang dibiayai Dana Desa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Desa (IPD) dan Indeks Desa Membangun (IDM).

Bupati Toha juga menyinggung hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Muba yang masih menemukan sejumlah temuan berulang, di antaranya kekurangan volume pekerjaan serta pajak yang belum disetor ke kas daerah maupun kas pusat.

“Saya tegaskan, pembinaan dan pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya bukan mencari kesalahan, melainkan mencegah penyimpangan dan memastikan Dana Desa tepat sasaran,” kata Toha.

Di penghujung sambutannya Bupati mengajak seluruh pihak, mulai dari camat, kepala desa, BPD, hingga pendamping desa, untuk bersinergi mengawal pelaksanaan Dana Desa agar menjadi contoh praktik terbaik pengelolaan keuangan publik di tingkat desa.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H. Fauzi Amro, MSi dalam paparannya menyampaikan bahwa DPR memiliki peran strategis dalam fungsi pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa di seluruh Indonesia.

“Komisi XI DPR RI siap memfasilitasi koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Muba dengan Kementerian Keuangan bila diperlukan. Ini bagian dari upaya kami memastikan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat fungsi fiskal yang sehat dan efisien,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Dr. H. Apriyadi, MSi, menghadirkan kedua narasumber utama.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan juga penyerahan Hadiah Juara Lomba Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Kabupaten Muba Tahun 2025. Pemenangnya yakni, Juara Pertama Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman, Juara Dua Desa Air Putih Ulu Kecamatan Plakat Tinggi, Juara tiga Desa Epil Kecamatan Lais. Harapan tiga Desa Pangakalan Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya, harapan Dua Desa Bailangu Timur Kecamatan Sekayu, dan juara harapan satu Desa Bandar Tenggulang Kecamatan Babat Supat.

Berita Terkait

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari
AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.
PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba
Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026
Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan
Pemkab Muba Buka Rekrutmen PT Wanapotensi Guna, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Polsek Babat Toman Bongkar Dua Lokasi Illegal Refinery di Musi Banyuasin
Disnakertrans Muba Terbitkan Anjuran Penyelesaian Perselisihan PHK PT Musi Banyuasin Indah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:31 WIB

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:12 WIB

AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:26 WIB

PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan

Berita Terbaru

Sumsel

Pentingnya Pancasila dalam Diri Saya

Kamis, 20 Agu 2026 - 01:04 WIB

Sumsel

Belajar Menjadi Pribadi yang Berkarakter melalui Pancasila

Kamis, 20 Agu 2026 - 00:58 WIB