Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Musi saat Cari Celana yang Hanyut

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Musi. (Photo: Suci)

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Musi. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Reno Sandika (15) seorang pelajar SMP di Palembang dilaporkan hanyut tenggelam di Sungai Musi atau tepatnya di Dermaga Penumpang 16 Ilir, Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kejadian itu berawal saat korban bersama adik laki-lakinya Rifki Sandika ( 13) dan temannya Kafi (14) sehabis berjualan kantong plastik di Pasar 16 Ilir menuju ke Dermaga Penumpang 16 Ilir untuk berenang.

Ketika sampai di lokasi, ketiganya langsung turun ke sungai untuk berenang, ketika asik berenang tiba-tiba celana korban jatuh dan hanyut tenggelam ke sungai.

Melihat celananya hanyut tenggelam korbanpun ikut menyelam mengejar celananya. Namun, naas korban tak kunjung naik ke permukaan.

Melihat kejadian tersebut Rifki meminta pertolongan kepada warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, setelah dilakukan pencarian korban tetap tidak ditemukan.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut pada Minggu (02/02/25) sekitar pukul 15.45 WIB.

Berdasarkan informasi tersebut, Raymond langsung memerintahkan satu tim Rescuenya untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.

“Saat ini kami masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan,” ungkap Raymond, Minggu (9/2/2025).

Untuk metode pencarian kata Raymond, dilakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi Dua Search And Rescue Unit (SRU).

“SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran Sungai Musi dengan menggunakan perahu karet, sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan Kapal RIB serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran Sungai Musi,” kata Raymond.

Namun, lanjut Raymond, hingga saat ini korban masih belum ditemukan. “Kami akan terus berupaya agar korban secepatnya dapat ditemukan,” tutur Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB