Pelajar SD Tenggelam di Sungai Lematang saat Tengah Asyik Mandi

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Lematang. (Photo: Istimewa)

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Lematang. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Riski (12) seorang siswa kelas 6 SD dilaporkan tenggelam di Sungai Lematang, Minggu (16/03/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Menurut informasi kejadian berawal saat korban bersama tiga orang temannya bermain dan mandi di pinggir Sungai Lematang atau tepatnya di Desa Belimbing, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.

Ketika sedang asyik mandi tiba-tiba korban korban melompat dari atas pohon ke sungai dan tanpa sengaja menimpa salah satu temannya yang mengakibatkan dirinya terseret arus dan tenggelam. Tiga orang teman korban berusaha menolong namun gagal dan kemudian melaporkannya kepada warga sekitar.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, melalui Kasi Operasinya Manca Rahwanto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut pada Minggu sekitar pukul 13.45 WIB.

Berdasarkan informasi tersebut, Raymond langsung memerintahkan satu tim Rescue untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.

“Saat ini kita masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan,”kata Manca, Senin (17/3/2025).

Untuk metode pencarian dilakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua  Search And Rescue Unit (SRU).

“SRU satu melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran Sungai Lematang dengan menggunakan perahu karet sejauh 10 kilometer serta melakukan manuver perahu karet di lokasi-lokasi yang dicurigai,” ungkap Manca.

Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada di dalam air termasuk korban yang kemungkinan ada di dalamnya.

“Sedangkan SRU kedua melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode Detection Mode, yaitu pencarian yang didasarkan pada besarnya kemungkinan ditemukan tanda-tanda korban serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran sungai,” jelas Manca. (ANA)

Berita Terkait

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:35 WIB

MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Berita Terbaru