Pastikan Kwalitas Ekspor Baik, Karantina Sumsel Inspeksi CKIB Karantina Ikan

- Redaksi

Sabtu, 23 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Upaya memastikan keamanan dan kualitas ekspor ikan, Karantina Sumatera Selatan menginspeksi penerapan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) di dua instalasi karantina ikan (IKI). Sekaligus juga sebagai supervisi ke IKI milik perseorangan maupun perusahaan.

Kepala Karantina Sumatera Selatan Kostan Manalu menggarisbawahi pentingnya penerapan CKIB untuk memastikan ikan ekspor memenuhi standar yang ditetapkan. “Komitmen kami untuk memastikan setiap langkah dalam proses, seperti penyediaan sarana, prasarana, prosedur, kualitas air, kesehatan ikan, dan pengendalian hama penyakit berjalan sesuai standar,” ujar Kostan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/3).

Kostan yang didampingi Ketua Tim Ikan Triyanto menjelaskan bahwa inspeksi ini, yang berlangsung pada Selasa (19/3) dan Kamis (21/3), sekaligus supervisi ke salah satu eksportir ikan hias asal Sumsel. Melihat dan memastikan ikan yang diekspor memiliki kualitas yang baik, sehat, dan bebas Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), terutama yang dikirim ke Singapura.

“Melalui inspeksi, saya berharap IKI yang ada di Sumsel mematuhi peraturan dan prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini demi menjaga kualitas, pencegahan hama penyakit, serta mendukung pertumbuhan sektor perikanan Indonesia. Tentunya untuk memastikan keberlanjutan ekspor. Karantina terus mengawal dengan perannya untuk fasilitasi perdagangan,” imbuhnya.

Kostan menambahkan, pihaknya siap memberikan pendampingan dan bimbingan teknis kepada eksportir dan calon eksportir untuk pemenuhan persyaratan yang ditetapkan. “Karantina berperan sebagai economic tools memberikan pendampingan kepada pelaku usaha. Proses inspeksi harus berlangsung secara transparan, konsisten, dan terdokumentasi, sehingga diketahui IKI konsisten menerapkan CKIB,” pungkas Kostan.

Supervisi yang dilakukan oleh Karantina Sumsel ini mendapatkan respon baik dari pelaku usaha, di antaranya CV Delima dan CV Fauna Tirta. “Memiliki sertifikat CKIB, ikan yang dikirim terjamin kesehatannya dan bebas HPIK, karena rutin dimonitoring setiap bulannya. Selain itu proses pengiriman menjadi lebih cepat dan biaya lebih murah dibanding dengan yang belum CKIB,” papar Eddy Wijaya penanggung jawab IKI CV Delima.

Adapun jenis ikan yang diekspor dari Sumsel merupakan ikan hias air tawar, yaitu botia, arwana brazil, spoted fire eel (tilan), khuliload, tiger fish, dan ikan betutu. Jenis yang paling banyak diminati Singapura, yakni botia, khuliload, tilan, dan arwana brazil.

Sebagai informasi, pada tahun 2023 ikan hias air tawar yang diekspor dari Sumsel ke Singapura sebanyak 31 kali. Total nilai komoditas mencapai Rp 448,25 juta.

Berita Terkait

Angkut 11 Ton Bensin Olahan Ilegal, Hariyanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Percepat Transformasi Digital Pemko Palembang Buat Aplikasi Kawal
Begal Polisi Saat Nyambi Jadi Ojek Diciduk, Ayah dan Anak Ikut Ditangkap
Sabu 14,7 Kg dan Aliran Dana Rp1,7 Miliar, Angga Prasetyo Diseret ke Meja Hijau
Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal
Alasan Jaga Diri, Bawa Pisau di Pinggang, Pria 45 Tahun Diamankan Polisi
Kejari Palembang Periksa Tiga Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi Lampu Jalan Terus Dikebut
Kapal Mati Mesin, ABK 16 Tahun Terpeleset dan Hilang di Perairan Muara Lalan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Angkut 11 Ton Bensin Olahan Ilegal, Hariyanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Begal Polisi Saat Nyambi Jadi Ojek Diciduk, Ayah dan Anak Ikut Ditangkap

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Sabu 14,7 Kg dan Aliran Dana Rp1,7 Miliar, Angga Prasetyo Diseret ke Meja Hijau

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Alasan Jaga Diri, Bawa Pisau di Pinggang, Pria 45 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Sumsel

Menjadikan Pancasila sebagai Landasan dalam Kehidupan Saya

Senin, 10 Agu 2026 - 23:03 WIB