Pasca Ricuh di Mal, PT MES Laporkan Oknum Polisi karena Tahan Mobil Tunggakan

- Redaksi

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rendi, koordinator collection Mega Finance Cabang Palembang, mendatangi Polda Sumsel membuat laporan. (Photo: Etry Puspita)

Rendi, koordinator collection Mega Finance Cabang Palembang, mendatangi Polda Sumsel membuat laporan. (Photo: Etry Puspita)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terungkap sudah penyebab kericuhan yang terjadi di Palembang Icon Mall pada Senin kemarin (21/2/2022), sekitar pukul 15.00 WIB. Kericuhan yang disebabkan sekelompok oknum menyeret seseorang, diduga sebabkan karena adanya tagihan tunggakan mobil.

Untuk diketahui, kejadian viral yang telah beredar di sosial media memperlihatkan keributan di Palembang Icon Mall. Dalam video berdurasi 1 menit 60 detik yang beredar, terlihat seseorang pria ditarik beberapa orang yang kemudian digiring keluar gedung Mal.

Kondisi pria yang ditarik sampai terduduk di depan lobi. Kejadian ini direkam seorang perempuan yang diduga merupakan rekan dari pria yang ditarik. Di dalam video, perempuan yang merekam kejadian tersebut berteriak meminta tolong agar rekannya itu diselamatkan.

Informasi yang didapat, orang yang tarik tersebut diduga merupakan oknum anggota Polri. Sementara sekelompok oknum lainnya merupakan pihak leasing. Kedatangan mereka ini ingin menarik mobil yang dibawa oknum polisi itu karena menunggak bayaran.

Pasca insiden ini, pada Selasa (22/2/2022), perwakilan dari PT Mata Elang Sumatera (MES) selaku penagih turut didampingi pihak PT Mega Finance Cabang Palembang, pun mendatangi Yanduan Bid Propam Polda Sumsel.

Kedatangan mereka ke Yanduan Bid Propam Polda Sumsel, ingin melaporkan oknum polisi yang diduga menguasai unit kendaraan saat terjadinya keributan di pelataran Palembang Icon Mall.

Rendi, koordinator collection Mega Finance Cabang Palembang mengatakan, dirinya mendapatkan kuasa untuk melapor ke Propam Polda Sumsel. Dia menyebut, dalam hal ini pihaknya melaporkan oknum anggota Polri yang terlibat, sekaligus debitur yang menunggak tagihan atas nama Suhendi.

“Kami datang kesini sesuai laporan dari PT MES yang menyebutkan bahwa unit kendaraan bukan lagi di tangan debitur. Tapi sudah berada di bawah penguasaan orang lain yang diduga oknum polisi,” ungkapnya.

Rendi bilang, unit mobil yang coba ditarik adalah Honda Mobilio dengan nomor polisi B 1024 PIJ. Kendaraan tersebut dibeli secara kredit sejak tahun 2017 dengan tenor selama empat tahun. Hingga kini baru dibayar enam bulan sejak awal pembelian.

Mereka mendapat informasi nomor polisi tersebut kini sudah pindah tangan. “Untuk angsuran pertama di bulan Mei 2017. Kendaraan baru dibayar selama enam kali. Setelah itu tidak lagi bayar,” ujarnya.

Akan tetapi, laporan mereka belum dapat diterima lantaran belum ada surat kuasa dari kantor pusat Mega Finance di Jakarta. “Kita akan berkoordinasi dengan pusat untuk menentukan langkah selanjutnya,” tegasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Kredit Ratusan Miliar PT BSS Disorot di Sidang Tipikor, BRI Ungkap Upaya Recovery hingga Lelang
Sidang Korupsi Kredit BRI Palembang, Anak Direktur PT SAL Beberkan Skema Kredit Ratusan Miliar
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Sidang Perdana Korupsi BPFK Jakarta dan UPF-PFK Palembang, Dua Terdakwa Didakwa Rugikan Negara Rp397 Juta
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:47 WIB

KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:45 WIB

Kredit Ratusan Miliar PT BSS Disorot di Sidang Tipikor, BRI Ungkap Upaya Recovery hingga Lelang

Senin, 25 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sidang Korupsi Kredit BRI Palembang, Anak Direktur PT SAL Beberkan Skema Kredit Ratusan Miliar

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB