Nama : Bagus Saputra
NIM : PO7120426017
Prodi : STR Keperawatan Regular
Pancasila dalam Hal-Hal Sederhana
Menurut saya, Pancasila bukan cuma tentang lima sila yang harus dihafalkan atau materi yang dipelajari saat kuliah. Dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya saya sering menerapkan nilai-nilai Pancasila, walaupun terkadang tidak menyadarinya. Bagi saya, Pancasila bisa dimulai dari hal sederhana, seperti bagaimana saya bersikap kepada orang lain, menghargai perbedaan, bertanggung jawab, dan mengambil keputusan.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah dan berusaha menjaga sikap dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah berusaha jujur dalam mengerjakan tugas dan tidak mengambil jalan pintas hanya karena ingin cepat selesai. Saya juga berusaha menghargai teman yang memiliki agama atau keyakinan berbeda dengan saya. Menurut saya, perbedaan keyakinan bukan alasan untuk saling menjauh atau merendahkan.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan berusaha menghargai orang lain. Misalnya, ketika ada teman yang kurang aktif dalam mengerjakan tugas kelompok, saya tidak langsung menganggap dia malas, tetapi mencoba bertanya apakah ada masalah atau kesulitan yang sedang dihadapi. Saya juga berusaha menjaga perkataan karena terkadang sesuatu yang menurut saya hanya bercanda bisa saja membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya rasakan ketika berada di lingkungan perkuliahan. Saya bertemu dengan teman yang memiliki sifat, kebiasaan, dan pendapat yang berbeda. Saat mengerjakan tugas kelompok, saya belajar untuk tetap bekerja sama walaupun tidak selalu memiliki pendapat yang sama. Bagi saya, persatuan bukan berarti harus selalu setuju, tetapi bagaimana kita tetap bisa bekerja sama dan tidak menjadikan perbedaan sebagai masalah.
Sila keempat saya terapkan ketika berdiskusi dan mengambil keputusan bersama. Saya mencoba menyampaikan pendapat, tetapi juga mau mendengarkan pendapat teman. Kalau pendapat saya tidak dipilih, saya belajar untuk menerima keputusan yang sudah disepakati bersama. Dari situ saya belajar bahwa tidak semua hal harus sesuai dengan keinginan saya.
Sila kelima, Keadilan Sosial, saya terapkan dengan berusaha menjalankan tanggung jawab dan tidak merugikan orang lain. Contohnya ketika mendapat bagian tugas kelompok, saya berusaha menyelesaikannya tepat waktu supaya tidak membuat teman lain menunggu atau mengerjakan bagian saya. Saya juga berusaha menjaga fasilitas yang digunakan bersama karena fasilitas tersebut bukan hanya milik saya.
Sebagai mahasiswa keperawatan, menurut saya nilai Pancasila juga penting untuk diterapkan sejak sekarang. Nantinya saya akan bertemu dengan banyak pasien yang memiliki kondisi dan latar belakang berbeda. Karena itu, saya harus belajar untuk memperlakukan setiap orang dengan baik dan tidak membeda-bedakan. Menjadi tenaga kesehatan bukan hanya membutuhkan kemampuan dalam bidang kesehatan, tetapi juga sikap peduli dan menghargai manusia.
Dari semua itu, saya menyadari bahwa menerapkan Pancasila sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Tidak harus selalu melakukan sesuatu yang besar. Bersikap jujur, menghargai orang lain, mau mendengarkan, bekerja sama, dan bertanggung jawab sudah menjadi bagian dari penerapan Pancasila. Saya sendiri masih terus belajar untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Yang penting bagi saya adalah berusaha memperbaiki sikap sedikit demi sedikit dan tidak hanya memahami Pancasila sebagai teori, tetapi juga menjalankannya dalam kehidupan nyata.














