Pamit Berkerja di Jakarta, Wanita Ini Malah Disekap

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lidya Septiana, wanita yang diduga disekap di Jakarta. (Photo: Istimewa)

Lidya Septiana, wanita yang diduga disekap di Jakarta. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran sudah di telepon orang tidak dikenal, mengatakan bahwa ibunya yakni Lidya Septiana, disekap pelaku (lidik) dan pelaku meminta uang tebusan Rp 4 juta, dengan alasan untuk uang transportasi.

Membuat, Muhamad Linando (28), warga Jalan GUB H Bastari Lorong Budi Mulia Kecamatan SU I Palembang, mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, guna melaporkan orang hilang.

Kepada petugas piket pengaduan Linando mengatakan peristiwa ini dialaminya terjadi pada Sabtu (4/1/2025), sekitar pukul 14.25 WIB, berawal saat dirinya di telepon oleh orang tidak dikenal.

“Awalnya saya ditelepon oleh orang tidak dikenal pak, meminta uang Rp 4 juta kepada saya. Mengatakan bahwa uang tersebut untuk transportasi ibu saya. Saya juga mendapatkan voice note (pesan suara), bahwa ibu saya telah di sekap,” katanya.

Padahal, pada Rabu (13/11/2024), sekitar pukul 11.30 WIB, lanjut Linando,  ibunya ini pamit dari rumah hendak ke Jakarta untuk bekerja menjadi PRT (pembantu rumah tangga). “Saat itu ibu pamit di antar istri saya ke simpang pasar induk mengunakan angkot jurusan pasar Induk,” bebenya.

Namun, hingga saat ini, dan dilaporkan ke Polrestabes Palembang, belum ada kabar. “Sebelum berangkat pergi kemarin ibu sempat kami cegah. Tetapi ibu tetap mau berangkat. Nah sampai pergi kami sempat telepon selamat 2 hari. Mengabarkan sudah sampai. Setelah itu tidak bisa lagi di telepon,” katanya.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, AKP Hery membenarkan adanya laporan Linando tentang orang hilang. “Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB