Operasi Pasar, Pemkot Bakal Siapkan 2.240 Tabung Atasi Kesulitan ‘Gas Melon

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : keadisperindagkop kota pagar alam hermansyah

fhoto : keadisperindagkop kota pagar alam hermansyah

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM- Belakangan ini, masyarakat Pagar Alam dihadapkan pada kesulitan mendapatkan Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau gas elpiji 3 Kg. Kondisi tersebut bahkan ramai diperbincangkan di media sosial, karena banyak warga mengaku kesulitan memperoleh gas bersubsidi yang dikenal dengan sebutan “gas melon”.

Menanggapi persoalan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam telah mengambil langkah cepat dengan melakukan pengawasan, serta pemantauan terhadap distribusi gas elpiji 3 kg di wilayah Kota Pagar Alam.

Dan dalam waktu dekat, Pemkot Pagar Alam juga akan menggelar operasi pasar gas elpiji 3Kg, guna membantu masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Kota Pagar Alam, Hermansyah, menyampaikan operasi pasar akan digelar pada Kamis (12/3) di dua titik lokasi.

“Kita akan mengadakan operasi pasar gas elpiji 3 kg di dua lokasi, yakni Lapangan Merdeka Alun-alun Utara Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Pagar Alam Utara dan kawasan Alun-alun Selatan, Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagar Alam Selatan. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan menurunkan dua unit truk pengangkut gas elpiji di masing-masing lokasi,” ujarnya.

Hermansyah menjelaskan, secara keseluruhan Operasi Pasar itu akan menyediakan sebanyak 2.240 tabung gas elpiji 3 kg untuk masyarakat. Untuk dapat membeli gas elpiji dalam operasi pasar ini, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Setiap satu KK hanya diperbolehkan membeli satu tabung gas elpiji 3 kg dengan harga Rp23.000 per tabung sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),” imbuhnya lagi.

Menurut Hermansyah, pada momen-momen tertentu seperti menjelang bulan puasa hingga Idul Fitri, penggunaan gas elpiji 3 kg biasanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut terkadang memicu aksi panik buying di masyarakat, sehingga seolah-olah terjadi kelangkaan gas elpiji.

Karena itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang tergolong mampu agar sementara waktu menggunakan gas elpiji non-subsidi ukuran 5,5 kg.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” pungkasnya.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 
Pagar Alam Naik Kelas, Layanan Kesehatan Standar Nasional Bakal Segera Hadir
Warga Belakang PU Siap Gelar Qurban Akbar, Dapat Amanat Presiden Sapi Gemoy Bobot 1 Ton
Tunaikan Ibadah Haji, Walikota Pagar Alam Tapi Tetap Hadir di Tengah Warganya dengan Cara Ini
Kuatkan Ekonomi Akar Rumput, Pemkot Pagar Alam Bekali Pengurus KKMP Lewat Pelatihan Intensif
DKPP Pagar Alam Turun Lapangan Pastikan Lumbung Pangan Desa Akurat untuk Ketahanan Pangan 2026
Gaspol Tengah Malam, 3 Pebalap Liar Digulung Satlantas Pagar Alam
Sekda Pagar Alam Lantik Kadinkes Baru, Minta Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat dan Responsif
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Senin, 25 Mei 2026 - 14:08 WIB

Pagar Alam Naik Kelas, Layanan Kesehatan Standar Nasional Bakal Segera Hadir

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:17 WIB

Warga Belakang PU Siap Gelar Qurban Akbar, Dapat Amanat Presiden Sapi Gemoy Bobot 1 Ton

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tunaikan Ibadah Haji, Walikota Pagar Alam Tapi Tetap Hadir di Tengah Warganya dengan Cara Ini

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WIB

Kuatkan Ekonomi Akar Rumput, Pemkot Pagar Alam Bekali Pengurus KKMP Lewat Pelatihan Intensif

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB