Oknum Pekerja DLHK Curi Motor Roda Tiga, Dalihnya Ganti Aki Mobil yang Hilang

- Redaksi

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Kiki Nardance

Photo: Kiki Nardance

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang oknum sopir pekerja harian lepas di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota (DLHK) Palembang, Sumatera Selatan, memanfaatkan mobil bak sampah untuk mencuri. Kendaraan yang harusnya dipakai untuk memuat sampah, justru digunakan sebagai tempat meletakkan barang hasil curian.

Adalah Erlan (28), yang nekat mencuri motor roda tiga jenis Kaisar warna merah hitam tahun 2017 dengan nomor polisi BG 5163 ABM. Awalnya, motor ini hendak dimasukkan ke dalam mobil bak sampah, namun karena tidak muat, motor tersebut akhirnya dibawa secara langsung.

Pencurian tersebut dilakukan Erlan bersama dua temannya, Muhamat Adri (18) warga Jalan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, dan Dopi Yupiter (27) warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang.

Aksi ketiga pelaku ini terjadi di Jalan Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Senin (30/8/2021), sekitar pukul 04.00 WIB. Ketiganya nekat mencuri motor roda tiga, lantaran tidak punya uang untuk mengganti aki mobil bak sampah yang hilang dicuri.

“Kami sudah lama mengintai. Dilihat situasi sepi, kami pun langsung beraksi. Kami bagi tugas dengan Dopi yang menjadi eksekutor membuka kontak motor menggunakan kunci letter T,” terang Erlan, Rabu (1/9/2021).

Setelah kontak motor tersebut terbuka, kemudian para pelaku langsung menaikan motor tersebut ke dalam mobil bak sampah yang dibawa para pelaku. “Karena tidak muat, lantas kami menghidupkannya dan membawa motor tersebut kabur,” ungkapnya.

Rencananya, kata Erlan, motor itu akan dijual dengan harga Rp5 juta. “Kalau saya uangnya untuk mengganti aki mobil yang hilang. Sebab, aki mobil DLHK yang saya bawa pulang ke rumah hilang pada saat saya parkirkan di depan rumah,” kata Erlan.

Sementara itu, Kasubnit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoher Panjaitan mengatakan, ketiga pelaku diberi tindakan tegas dan terukur saat akan ditangkap. Polisi terpaksa menembak kaki ketiganya karena memberi perlawanan.

“Saat akan ditangkap, ketiga pelaku mencoba melakukan perlawanan, sehingga terpaksa kami beri tindakan tegas,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi
Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta
DPO Pencurian di PT GSB Ditangkap di Jambi, Kerugian Capai Rp97 Juta
Enam Terdakwa Korupsi Pelebaran Jalan Ratu Seriun Divonis 2 Tahun Penjara
DPO Jambret di Palembang Ditangkap Buser Polsek IB II
Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:46 WIB

DPO Pencurian di PT GSB Ditangkap di Jambi, Kerugian Capai Rp97 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Enam Terdakwa Korupsi Pelebaran Jalan Ratu Seriun Divonis 2 Tahun Penjara

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:25 WIB

DPO Jambret di Palembang Ditangkap Buser Polsek IB II

Berita Terbaru

Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 JutaNiat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Kota Palembang

Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:58 WIB