Oknum Dishub Diduga Lakukan Pungli Terhadap Mobil Relawan Asal Banten untuk Korban Aceh

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum petugas Dishub diduga lakukan pungli terhadap mobil rombongan relawan asal Aceh. (Photo: Istimewa)

Oknum petugas Dishub diduga lakukan pungli terhadap mobil rombongan relawan asal Aceh. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Oknum Dinas Perhubungan Kota Palembang diduga melakukan pungutan liar terhadap mobil rombongan relawan kemanusiaan asal Banten untuk korban Aceh Tamiang.

Rombongan yang terdiri dari Fesbuk Banten News, Forum Potensi SAR Banten, Aksi Semangat Peduli dan Petualang Rescue Palembang ini berangkat dari Serang pada Selasa (6/1/2026).

Rombongan ini hendak menuju Aceh Tamiang untuk misi kemanusiaan menyalurkan bantuan korban banjir. Namun, saat tiba di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang pada Rabu (7/1/2026) mobil tersebut diberhentikan oknum Dishub.

Berdasarkan rekaman video yang diunggah akun @fesbukbanten, rombongan tersebut diberhentikan oleh petugas meskipun mobil mereka bukan angkutan umum yang biasa menjadi objek pemeriksaan di jalan.

“Ini kan buat angkutan umum saja. Kita kan bukan angkutan umum. Jadi guys, kena tilang Dishub padahal kita mau ke Aceh. Aneh sama Dishub Palembang,” ungkap perekam tersebut.

Kata perekam video, mereka harus mengeluarkan uang Rp 150.000 untuk bisa melanjutkan perjalanan.

“Jadi yang ngurusin jalan itu lagi nyetop-nyetopin. Nanti transaksinya di warung itu. Kenanya berapa ya Rp 150 ribu untuk satu mobil yang kecil, entah kalau yang gede berapa. Ya biasalah ngisi perut Dishub,” kata perekam video.

Diketahui selain menyalurkan bantuan logistik, para relawan juga membawa bantuan kemanusiaan berupa Al-quran, mukena serta sarung untuk warga Aceh yang terdampak banjir.

Para relawan tersebut dijadwalkan melakukan aksi bersih-bersih rumah ibadah serta memberikan layanan trauma healing bagi anak-anak penyintas di Aceh. (ANA)

Berita Terkait

Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Palembang Dituntut 1,5 hingga 2 Tahun Penjara
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Gugat-Menggugat Rumah di Sinta Regensi, Tergugat II Beberkan Transaksi Tunai hingga SHM
Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga
Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Tujuh Tersangka Karhutla Nonkorporasi Diproses di Sumsel, Satu Perkara Segera Disidangk
Kejari Palembang Periksa Admin PT Amanda Tiga Mandiri dan Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Palembang Dituntut 1,5 hingga 2 Tahun Penjara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Gugat-Menggugat Rumah di Sinta Regensi, Tergugat II Beberkan Transaksi Tunai hingga SHM

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga

Berita Terbaru

Sumsel

Menerapkan Pancasila Melalui Hal-Hal Kecil

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:59 WIB

Sumsel

Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:58 WIB

Sumsel

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:19 WIB

Sumsel

Pancasila, Bagian dari Hidup

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:15 WIB

Sumsel

Pancasila di Setiap Langkah Kecil Saya

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:10 WIB