OKI Kejar Target Penurunan Stunting 14 Persen di 2024

- Redaksi

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Setelah berhasil menurunkan angka stunting signifikan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mengejar target penurunan stunting nasional menjadi 14 persen di tahun 2024. Angka ini dinilai realistis karena tahun ini OKI mampu menerunkan stunting signifikan dari 32,2 persen menjadi 15,1 persen.

Sekretaris Daerah OKI, Asmar Wijaya, pada pertemuan audit kasus stunting tingkat Kabupaten, menyampaikan bahwa OKI menjadi Kabupaten terbaik pertama dalam penurunan stunting dibandingkan Kabupaten/Kota lain di wilayah Sumsel.

“Pencapaian terbaik ini bisa di raih dikarenakan TIM Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten OKI berhasil menurunkan angka stunting sebanyak 17,1 persen yang sebelumnya berada di angka 32,2 persen menjadi 15,1 persen. Hal ini jadi motivasi kita semua untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja kita sebagai tim percepatan penurunan stunting,” kata Asmar.

Asmar tak henti-hentinya mengajak para mitra kerja Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DPPKB) OKI terutama dari seluruh komponen lainnya agar tetap memberikan dukungan dan komitmennya membantu menyukseskan program percepatan penurunan stunting.

“Tugas kita belum tuntas hanya sampai disini, tetap jaga kekompakan perkuat strategi pencegahan dan penurunan untuk menuju Kabupaten Zero Kasus Stunting,” harap Asmar.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten OKI, H.M. Lubis, menyampaikan Audit Kasus Stunting Bukanlah Audit Biasa Seperti Audit Akuntabilitas Dan Juga Berbeda Dengan Audit Maternal Perinatal. Audit Kasus Stunting Ini Terkait Dengan Medical Record Atau Data Yang Sifatnya Individu Dan Tidak Melupakan Kerahasiaan Yang Menjadi Pokok Paling Penting.

“Kita Membutuhkan Penapisan Kasus-Kasus Yang Sulit Jadi Disinilah Kaitannya Dengan Audit Stunting. Kalau Ada Kasus Stunting Di Adjust Sebagai Stunting Ternyata Ada Underline Problem, Underline Desease dan Ada Penyakit Yang Ada Di Balik Stunting, Yaitu Kelainan Otak, Kelainan Ginjal Atau Jantung,” kata Lubis.

Lubis menjelaskan, ada empat tahapan dalam audit kasus stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir, pertama, Pembentukan Tim Audit Kasus Stunting. Kedua, Pelaksanaan Audit Dan Manajemen Pendampingan Dengan Mengidentifikasi Dan Seleksi Kasus Kelompok Sasaran Dan Kajian Serta Rencana Tindak Lanjut.

Ketiga, Diseminasi Audit Kasus Stunting Secara Reguler. Keempat,Memberikan Respon /Tindak Lanjut Rekomendasi. Audit Stunting Sesi II Difokuskan Pada Kajian/Temuan Kasus Dengan Memberikan Pemahaman Terhadap Pencegahan Dan Penanganan Stunting.

“Semoga Dengan Adanya Tim Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Ini Dapat Mendukung Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten OKI,” imbuhnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Mediheryanto, mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh TIM Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten OKI.

“Mengatasi stunting tidak boleh setengah-setengah. Terlebih di daerah memiliki otoritas untuk melakukan upaya percepatan dalam penurunan stunting. OKI sudah melakukan tugas dengan baik, saat ini pertahankan bila perlu dilakukan peningkatan capaian untuk ke depannya”, ungkap Medi.

Medi menginginkan agar seluruh pihak tidak lenggah dengan capaian prestasi ini, tetap fokus untuk berkinerja dengan baik.

“Teorinya maupun teknisnya Kabupaten OKI sudah on the right track. Hanya saya tekankan, kepada kawan-kawan dari dari kabupaten OKI bisa mengadopsi hal baik lain di daerah lain ataupun sebaliknya,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .
47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:35 WIB

OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Berita Terbaru

Empat Lawang

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:53 WIB