PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Niat pulang ke tempat kos setelah menjalani aktivitas di kampus berubah menjadi kepanikan bagi Chalista Ramadana (22). Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang itu mendapati sepeda motornya raib dari lokasi parkir di depan kampus.
Kejadian tersebut dialami warga Jerambah Rengas, Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Kamis (12/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Motor milik korban sebelumnya diparkir di Jalan Prof KH Zainal Abidin Fikri, tepat di depan Kampus UIN Raden Fatah Palembang. Saat ditinggalkan, kendaraan tersebut dalam kondisi stang terkunci.
“Waktu itu saya sedang di kampus. Motor saya parkir di luar kampus, tepatnya di depan kampus,” ujar Chalista saat membuat laporan di Polrestabes Palembang.
Namun, saat hendak pulang ke kos, korban dibuat panik setelah mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula.
“Saya panik pak. Ketika menuju parkiran, motor saya sudah tidak ada lagi,” katanya.
Chalista mengaku sempat mencari kendaraan tersebut di sekitar lokasi karena menduga motornya dipindahkan. Ia juga menanyakan kepada petugas yang berjaga di sekitar parkiran, namun tidak mendapatkan informasi mengenai keberadaan sepeda motornya.
“Sempat saya cari di sekitar lokasi parkiran, takut motor saya dipindahkan. Tapi tidak ada. Saya juga bertanya kepada penjaga, mereka tidak tahu siapa yang mengambil motor saya,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat Street tahun 2026 warna cokelat dengan nomor polisi BG 4689 KBF.
Korban kemudian melaporkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut ke Polrestabes Palembang. Ia berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku dan menemukan kembali kendaraannya.
Sementara itu, Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Denni membenarkan adanya laporan tersebut.
“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Ranmor untuk melakukan penyelidikan,” tutupnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks









