Menhan Hadiri Kongres XVI Fatayat NU di Palembang

- Redaksi

Jumat, 15 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, Palembang,

 

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menghadiri Fatayat NU yang di gelar di Palembang selama 4 hari, mulai dari tanggal 14-17 Juli 2022.

 

Menhan yang membuka langsung Kongres tersebut secara simbolis mengatakan jika semua aspek masyarakat wajib membela Negara.

 

“Bangsa yang lemah adalah bangsa yang kekayaannya akan dicuri oleh bangsa lain. Inilah yang membuat saya memberi pesan bahwa kita semua bertanggungjawab atas keselamatan masa depan kita,” kata Menhan dalam sambutanya, Jumat (15/7/2022).

 

Dalam kegiatan yang rata-rata dihadiri kaum emak-emak ini, Prabowo mengatakan bahwa ibu berperan besar dalam melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh.

 

“Emak-emak berkewajiban bertanggungjawab atas keselamatan Bangsa Indonesia. Karena kaum ibu yang mengandung, melahirkan dan mendidik anak-anak Indonesia. Kalau perempuan lemah maka generasi akan lemah. Bangsa yg lemah akan dijajah oleh bangsa lain,” kata Prabowo.

 

Ia menegaskan bahwa hal ini terdapat dalam Pasal 30 ayat 1 bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

 

Ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU, Anggia Ermarini menyebutkan bahwa selama periode Kepengurusan Fatayat NU 2015-2022 program-program yang dilakukan sangat berperan dan erat kaitannya dengan pemberdayaan perempuan dan anak-anak.

 

Salah satunya adalah permasalahan stunting yang dapat mempengaruhi kualitas generasi muda Indonesia kedepan. Kekurangan gizi pada anak baik pada masa mereka masih dalam kandungan maupun dalam masa pertumbuhan, terutama dalam seribu hari perkembangan anak dapat berefek pada gangguan kognitif.

 

“Anak yang stunting dapat mengalami gangguan kognitif. Sulit belajar dan berkonsentrasi, kekebalan tubuh yang rendah, hingga tingkat kecerdasan yang rendah. Ini sangat berpengaruh terhadap kualitas generasi kita kedepannya,” Anggia.

 

Anggia menuturka dalam melakukan pendampingan terhadap hal ini, Bidang Kesehatan Fatayat NU melakukan berbagai kegiatan antara lain melakukan sosialisasi kepada para Posyandu serta pendamping anak mengenai pola asuh yang ideal dalam mencegah maupun mengatasi stunting.

 

“Ibu bekerja biasanya ada pendamping anaknya dirumah. Ini sasaran dari kegiatan sosialisasi kita,” ujarnya.

Berita Terkait

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit
Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terbaru