Mahasiswa PTN Dianiaya Belasan Senior, Disundut Api Rokok

- Redaksi

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Palembang inisial AR (19), dianiaya belasan seniornya hingga disundut api rokok ke bagian wajah. Akibat tindak kekerasan itu, AR harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Tindak kekerasan ini terjadi diduga adanya kesalahpahaman dalam sebuah organisasi saat kegiatan Diksar Bumi Perkemahan Pramuka Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, beberapa waktu lalu.

Dampak penganiayaan ini mengakibatkan korban warga Jalan Meritai, Kabupaten Banyuasin, mengalami luka lebam di bagian mata, bibir bengkak, dan kedua tangan biru akibat dipukul sesama panitia yang merupakan seniornya. Tak hanya itu, para senior ini juga dengan sadisnya disundut api rokok ke wajah korban.

Kapolsek Gandus Palembang, AKP Wanda Dhira Bernard membenarkan adanya kejadian tersebut. “Benar adanya kejadian itu, dan telah dilakukan upaya mediasi perdamaian dengan didampingi orangtua dan kakak korban ZL (21) serta panitia,” jelasnya, Senin (3/10/2022).

Dirinya menuturkan, peristiwa ini terjadi akibat adanya kesalahpahaman internal dalam organisasi. Sehingga terjadilah aksi penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam.

“Jadi sudah ada surat pernyataan antara kedua belah pihak, yang kita saksikan bersama pihak keluarga hingga panitia setempat,” terangnya.

Sementara itu, kakak kandung korban, ZL mengatakan, bahwa adiknya merupakan mahasiswa semester tiga Jurusan Ilmu Perpustakaan melakukan Diksar di Bumi Perkemahan Pramuka.

“Adik saya panitia konsumsi dalam kegiatan Diksar tersebut, namun adik saya dituduh membocorkan rahasia internal. Dimana panitia melakukan pungli berupa meminta sembako kepada peserta di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus,” ungkapnya.

Awalnya, pihak keluarga menyangka cuma ada kekerasan fisik saja dan akan melakukan damai. Namun setelah melakukan visum di Rumah Sakit (RS) Hermina Jakabaring, didapatkan lebih dari kekerasan fisik.

“Adik saya masuk rumah sakit Minggu kemarin, sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah dilakukan visum kita mendapati adanya kekerasan melebihi kekerasan fisik dan dia baru mau cerita kepada kami,” bebernya.

Kendati sudah dilakukan upaya mediasi damai, namun pihaknya berencana akan tetap menempuh jalur hukum.

“Kalau seperti ini kita akan tempuh jalur hukum. Kita harap orang yang melakukan ini bertanggungjawab, khususnya pihak Universitas juga ikut bertanggungjawab karena memberikan izin dan mengetahui kegiatan itu,” tegasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Gegara Uang Tak Diberi, Pria di Palembang Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu
Lakukan Aksi Curas Dua Sabahat Diringkus Unit Pidum
Satu Terduga Penembakan di Semeteh Datangi Polisi Secara Sukarela, Buron Sisa Satu 

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB