Luapan Sungai Birek Rendam Jembatan, Akses Jalan di Desa Gumawang Terhambat

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Birek meluap dan menggenangi jembatan yang berada di Desa Gumawang, Kecamatan Rambang Niru, Jumat (9/1/2026). (Photo: Polsek Rambang Dangku Polres Muara Enim)

Sungai Birek meluap dan menggenangi jembatan yang berada di Desa Gumawang, Kecamatan Rambang Niru, Jumat (9/1/2026). (Photo: Polsek Rambang Dangku Polres Muara Enim)

SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Muara Enim menyebabkan Sungai Birek meluap dan menggenangi jembatan Sungai Birek yang berada di Desa Gumawang, Kecamatan Rambang Niru, Jumat (9/1/2026).

Akibatnya, akses jalan alternatif yang biasa digunakan masyarakat menuju Kota Muara Enim sementara tidak dapat dilalui kendaraan.

Kapolsek Rambang Dangku Polres Muara Enim, Iptu Edward Habibi menjelaskan menindaklanjuti kejadian tersebut, dirinya bersama personel Polsek Rambang Dangku langsung ke lokasi kejadian.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luapan air Sungai Birek menggenangi jembatan setinggi kurang lebih 30 sentimeter atau setinggi betis orang dewasa, sehingga akses jalan terputus dan aktivitas transportasi masyarakat menjadi terganggu,” jelas Edward.

Kata Edward, luapan air sungai terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang menyebabkan debit air Sungai Birek meningkat secara signifikan. Meski demikian, lokasi banjir berada di area perkebunan yang jauh dari permukiman warga, sehingga tidak terdapat korban jiwa maupun rumah warga yang terdampak.

“Kondisi jembatan saat ini masih dalam keadaan kokoh dan dapat digunakan kembali setelah debit air sungai surut,” kata Edwar.

Kepala Desa Gumawang Arwan Sudianto menyampaikan bahwa air diperkirakan akan surut dalam waktu 2 hingga 3 jam apabila tidak terjadi hujan lanjutan maupun kiriman air dari hulu Sungai Birek.

Ia juga memastikan bahwa dampak banjir hanya menggenangi perkebunan sawit dan karet milik perusahaan serta masyarakat sekitar.

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Rambang Dangku telah memasang tanda peringatan di sekitar lokasi banjir serta melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan jalur alternatif hingga kondisi kembali normal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi imbauan petugas di lapangan, serta menggunakan jalan alternatif lain sampai air benar-benar surut dan kondisi dinyatakan aman,” kata Arwan. (ANA)

Berita Terkait

Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan
Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim
Banjir Rendam 4 Desa di Gunung Megang, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33%
Bank Sumsel Babel turut meriahkan HUT KABUPATEN MUARA ENIM
Muara Enim Masuk Zona Merah, Total Karhutla Naik jadi 227 Kasus
Pj Sekda Mewakili Pj Walikota Prabumulih Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muara Enim
Menerangi Harapan di Kaki Bukit Barisan: Pertamina Hadirkan Energi Baru Terbarukan Manfaatkan Potensi Lokal

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:41 WIB

Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:50 WIB

Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:58 WIB

Banjir Rendam 4 Desa di Gunung Megang, Ketinggian Air Capai 1 Meter

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:57 WIB

Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33%

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:07 WIB

Luapan Sungai Birek Rendam Jembatan, Akses Jalan di Desa Gumawang Terhambat

Berita Terbaru