Lengah dari Penjagaan Ortu, Balita Tenggelam di Sungai Musi saat Main Mobil-Mobilan

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: Istimewa)

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, MUSI RAWAS – Seorang balita atas nama Razan (2), warga RT. 10, Kelurahan Muara Lakitan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Musi.

Menurut informasi, kejadian berawal saat korban

bermain mobil-mobilan di dekat sungai yang berada di belakang rumahnya, pada Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 11.30 WIB, ibu korban mencari keberadaan anaknya di lokasi tempat bermain tersebut.

Namun, anaknya sudah tidak ada lagi di pokasi dan hanya ditemukan mobil-mobilan milik korban, diduga korban terjatuh dan tenggelam di Sungai Musi.

“Pencarian sudah kami lakukan sejak kemarin sore bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang Pos SAR Lubuk Linggau, TNI/Polri, Perangkat Desa, Relawan, BPBD dan Masyarakat. Namun, korban masih belum ditemukan, pagi ini pencarian kembali kita lanjutkan,” ujar Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Rabu (13/8/2025).

Untuk metode pencarian dilakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi Dua  Search And Rescue Unit (SRU).

“SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai musi dengan menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat sejauh 20 kilometer ke arah timur laut serta melakukan manuver perahu karet di lokasi-lokasi yang dicurigai,” kata Raymond.

Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada didalam air termasuk korban yang kemungkinan ada didalamnya.

“Sedangkan SRU 2 jika dimungkinkan akan melakukan pencarian dengan cara penyelaman serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai, semoga dengan berbagai upaya ini korban dapat segera ditemukan,” kata Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB