Lapas Sekayu dan Kemenag Muba Perkuat Pembinaan Keagamaan Berbasis Pesantren

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Lapas Sekayu terus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, melalui penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (18/11/2025).

Pembinaan dilaksanakan sesuai dengan kurikulum pembinaan Islam berbasis pesantren yang telah disusun bersama. Dalam pelaksanaannya, Kemenag Muba menugaskan para tenaga pendidik, ustaz, dan Penyuluh Agama Islam, sebagai pelaksana utama kegiatan pembinaan. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga penguatan karakter, pemahaman ibadah, serta pembentukan akhlak warga binaan.

Selain itu, program ini turut memperkuat kapasitas petugas pembina keagamaan di lapas, melalui berbagai pelatihan serta pendampingan langsung dari Kemenag. Warga binaan juga mendapatkan pendidikan, dakwah, hingga pelatihan keterampilan keagamaan, untuk mendukung proses pemulihan dan reintegrasi sosial mereka.

Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyampaikan bahwa, pembinaan berbasis pesantren ini merupakan salah satu upaya strategis, dalam mewujudkan pembinaan yang lebih terarah dan bermanfaat.

“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang tidak hanya membentuk pemahaman agama, tetapi juga membangun karakter dan memperkuat moral warga binaan. Sinergi dengan Kemenag Muba, menjadi langkah penting untuk memastikan pembinaan berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muba, Hermadi, menyambut baik sinergi ini. “Pembinaan keagamaan di lapas adalah bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat tanpa terkecuali. Melalui penyuluh dan ustaz yang kami tugaskan, kami berharap warga binaan dapat memperoleh pemahaman agama yang benar, membangun kesadaran diri, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Program pembinaan ini juga menegaskan sinergi antara Kementerian Agama serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam membangun model pembinaan terintegrasi berbasis pesantren. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta lingkungan pembinaan yang lebih efektif, inklusif, dan mampu menghadirkan perubahan positif bagi warga binaan.

Berita Terkait

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari
AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.
PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba
Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026
Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan
Pemkab Muba Buka Rekrutmen PT Wanapotensi Guna, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Polsek Babat Toman Bongkar Dua Lokasi Illegal Refinery di Musi Banyuasin
Disnakertrans Muba Terbitkan Anjuran Penyelesaian Perselisihan PHK PT Musi Banyuasin Indah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:31 WIB

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:12 WIB

AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:26 WIB

PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan

Berita Terbaru

Sumsel

Pentingnya Pancasila dalam Diri Saya

Kamis, 20 Agu 2026 - 01:04 WIB

Sumsel

Belajar Menjadi Pribadi yang Berkarakter melalui Pancasila

Kamis, 20 Agu 2026 - 00:58 WIB