Pertamina Siapkan SDM Garap Potensi Migas Unconventional Indonesia

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID –Indonesia masih menyimpan potensi minyak dan gas bumi (migas) di bawah lapisan reservoir konvensional. Untuk membuka peluang tersebut, Pertamina memperkuat kemampuan teknis Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mempersiapkan pengembangan unconventional well.

 

Salah satunya melalui pelatihan Extended-Reach Drilling (ERD) Well Design for Unconventional Well yang digelar pada 5–16 Oktober 2026 di Millennium Centennial Center, Jakarta. Pelatihan ini diikuti oleh 24 peserta yang berasal dari berbagai entitas Pertamina dan SKK Migas, diantaranya PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream, PT Pertamina Rokan Hulu (PHR), PT Pertamina EP, PT Pertamina EP Cepu, serta SKK Migas.

 

Program ini merupakan kolaborasi antara Pertamina Corporate University (PCU), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), dan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), melalui Indonesia Drilling Training Center (IDTC), bersama mitra teknis internasional Blade Energy Partners.

 

VP Learning Development PT Pertamina (Persero), Yulius S. Bulo mengatakan bahwa kesiapan SDM menjadi salah satu kunci dalam mendukung pengembangan program pengeboran. “Ketika kita memiliki rencana untuk mengembangkan program pengeboran, kuncinya adalah manusia. Kita tidak bisa mengembangkan kompetensi setelah program dimulai. Kompetensi teknis harus dibangun sebelum program tersebut berjalan,” ujar Yulius.

 

Ia mengatakan Pertamina sebagai perusahaan energi juga harus terus memperkuat technical capability assurance agar mampu mengoperasikan aset secara unggul sekaligus menghadapi tantangan teknologi yang semakin kompleks.

 

*Potensi di Bawah Reservoir Konvensional*

 

VP Drilling & Well Intervention PHE, Fata Yunus mengatakan unconventional well menjadi salah satu peluang yang perlu dipersiapkan Indonesia. Pasalnya, lapisan bawah tanah yang berada di bawah zona reservoir konvensional masih berpotensi mengandung sumber daya migas.

 

“Di bawah zona konvensional, kita masih memiliki source rock unconventional. Kita harus mengeksplorasi dan memanfaatkan seluruh potensi minyak dan gas tersebut,” kata Fata Yunus.

 

Menurut Fata Yunus, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Argentina, China, dan Australia telah mengembangkan sumber daya unconventional dengan teknologi pengeboran dan completion yang semakin maju. Indonesia, kata dia, tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi. Kemampuan teknis dan ekosistem pendukung di dalam negeri juga harus dibangun.

 

*Bukan Sekadar Kuasai Teknologi*

 

Indonesia harus memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan teknologi, peralatan, material, hingga proses pendukung unconventional drilling sehingga ketergantungan terhadap teknologi impor dapat dikurangi. “Jangan hanya mengimpor teknologi. Kita harus membangun kapabilitas lokal dan ekosistem industri di Indonesia,” kata Fata Yunus.

 

Senada, Yulius S. Bulo mendorong peserta pelatihan untuk berkembang menjadi subject matter expert yang tidak hanya berkontribusi bagi Pertamina, tetapi juga dapat berbagi pengetahuan dengan komunitas migas di kawasan Asia Tenggara.

 

Kolaborasi antara PCU, PHE, dan Pertamina Drilling melalui IDTC ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan SDM dan kapabilitas teknis secara terintegrasi. Dengan penguatan kompetensi tersebut, kesiapan manusia, teknologi, dan ekosistem diharapkan dapat berjalan beriringan ketika Indonesia mulai membuka lebih luas peluang pengembangan unconventional well.

Editor : Jaks

Berita Terkait

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru
Pertamina Patra Niaga Dukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Penyaluran LPG
Bikin Desain Premium Lebih Mudah dari Mana Saja, Telkomsel Hadirkan Paket Bundling Canva Pro Lite
RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan President Director dan CEO, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif
Songket Bidak Cukit Tampil Casual di Panggung Nasional
Pengakuan di Bidang Bisnis, ESG, Pemberdayaan Perempuan, dan Komunikasi Perkuat Transformasi XLSMART dalam Menghadirkan Konektivitas yang Lebih Luas dan Bertanggung jawab

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Pertamina Siapkan SDM Garap Potensi Migas Unconventional Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:45 WIB

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:24 WIB

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Dukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Penyaluran LPG

Berita Terbaru