Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan 125 Ribu Benih Lobster, Nilai Capai Rp18 Miliar

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Danlanal palembang menyerahkan barang bukti ke  dinas DKP

Foto Danlanal palembang menyerahkan barang bukti ke dinas DKP

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID– Upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) dalam jumlah besar berhasil digagalkan Tim Satgas Rajawali Lanal Palembang di perairan Kuala Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Senin (5/5/2026) malam. Sebanyak 125 ribu ekor benih lobster jenis pasir diamankan dari sebuah speedboat yang ditinggalkan pelaku saat melarikan diri.

 

Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Arif Hendrawan, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen terkait aktivitas ilegal di wilayah perairan Jambi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak melakukan penyekatan di jalur rawan penyelundupan, yakni kawasan Kuala Lagan dan Kuala Mendahara.

 

Operasi dimulai sekitar pukul 18.00 WIB dari Pos Binpotmar Kampung Laut, dengan menggunakan speedboat bermesin 200 PK untuk memantau pergerakan kapal. Sekitar pukul 22.10 WIB, petugas mendeteksi speedboat mencurigakan yang melaju keluar dari Kuala Mendahara.

 

Saat dilakukan pengejaran dan diberikan tembakan peringatan, pelaku justru melarikan diri ke arah hutan bakau dan meninggalkan perahu. Dua orang pelaku berhasil kabur, sementara petugas tidak melanjutkan pengejaran demi keselamatan personel.

 

Dari hasil pengamanan, petugas menyita satu unit speedboat merah bermesin Yamaha 40 PK beserta muatan 25 box styrofoam berisi benih lobster. Setiap box memuat 25 kantong plastik, dengan masing-masing kantong berisi sekitar 200 ekor benih, sehingga total mencapai sekitar 125.000 ekor.

 

“Nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp18 miliar. Ini potensi kerugian negara yang berhasil kita selamatkan,” tegas Arif.

 

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Lanal Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Aparat juga masih memburu dua pelaku yang melarikan diri.

 

Diketahui, benih lobster tersebut rencananya akan diselundupkan ke Singapura dan Malaysia, diduga berasal dari pesisir timur Sumatera serta pesisir selatan Pulau Jawa, termasuk wilayah Sukabumi.

 

Sementara itu, pihak Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menerima barang bukti tersebut dan berencana melepasliarkan benih lobster di perairan Provinsi Lampung.

 

Penggagalan ini menjadi bukti komitmen TNI AL dalam menjaga sumber daya kelautan Indonesia dari praktik ilegal yang merugikan negara.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya
Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah
Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur
Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi
Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi

Berita Terbaru