Lahan Gambut di OKI Terbakar, Kapolda Tambah Personel ke Lapangan

- Redaksi

Jumat, 16 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lahan gambut di Desa Tanjung Sari 2 Kecamatan Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan kembali terbakar, Selasa Agustus 2024. Tak tanggung-tanggung, lahan gambut tersebut terbakar sekitar 10 hektare.

Menggunakan helikopter, Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertis Rachmad Wibowo didampingi Irwasda Kombes Feri Handoko dan Karo Ops Kombes M Anis Prasetyo serta Dirpolairud Kombes A Kusmaedi pada Rabu (14/8/2024) turun langsung ke lapangan melihat kondisi lahan terbakar dan operasi pemadaman.

Pemadaman sendiri dilakukan oleh personil gabungan mulai dari Polres OKI dan BKO Polda, TNI, Manggala Agni, BPBD, PT Sampoerna Agro dan PT Waimusi dan masyarakat peduli api (MPA).

“Dua tim pemadam Polda Sumsel sejumlah 18 orang telah berada di lokasi untuk memadamkan api, bersama dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran PT Sampoerna dan PT Way Musi, dengan dukungan water bombing dari Satgas Udara Provinsi Jambi yang dikendalikan oleh Danlanud SMH,” ungkap Rachmad, Jumat (16/8/2024).

Kata Rachmad, dirinya sudah menambah 18 anggota untuk di BKO kan.

“Saya sudah meminta tambahan perkuatan dua tim pemadam kebakaran Polda Sumsel dan satu tim Brimob untuk mempercepat proses pemadaman, saat ini sudah dalam perjalanan. Total jumlah tim tambahan ini sebanyak 48 personel,” kata Rachmad.

“Dan untuk teknik pemadamannya tetap dipercayakan ke pihak Manggala Agni untuk memberi petunjuk dan arahan kepada anggota baru ini,” tambah Rachmad.

Tak hanya itu, lanjut Rachmad, dari PT Sampoerna Agro juga membuat sekat kanal. “Ada tiga eksavator yang diturunkan untuk membuat kanal sepanjang 300 meter untuk mendekatkan sumber air ke titik api,” jelas Rachmad.

Pucuk pimpinan di Polda Sumsel itu berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan api cepat padam dan tidak ada lagi lahan terbakar di wilayah OKI dan wilayah lainnya.

“Mudah mudahan cepat padam dan tidak ada lagi kebakaran. Tahun ini untuk titik api lebih sedikit dari tahun lalu,” tutur Rachmad. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB