Korban Kebakaran di Desa Ibul Berharap Dapat Bantuan untuk Tempat Tinggal

- Redaksi

Jumat, 2 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiw kebakaran yang menghanguskan 29 rumah warga semi permanen di Jalan Sriwijaya Raya Desa Ibul 3, Kecamatan Pemulutan, Kebupaten Ogan Ilir, masih meninggalkan duka bagi seluruh korban, Jumat (2/8/2024).

Meski sudah banyak bantuan berdatangan dari Pemerintah Ogan Ilir dan Pemerintah kota Palembang, seperti sembako, biskuit, obat-obatan, mie, minyak dan air bersih, namun warga yang terdampak peristiwa kebakaran tersebut masih berpikir tempat tinggal selanjutnya.

Tidak sedikit warga yang menjadi korban kebakaran ini pun mengeluh. “Mau tinggal dimana lagi,” ucap warga yang rumahnya terbakar. Mereka merasa kebingunan jika tidak ada bantuan material seperti semen, pasir dan batu bata.

Salah satu warga Zainudin (50), yang menjadi korban kebakaran tersebut, mengatakan sangat berterima kasih adanya bantuan ini. “Alhamdulillah sudah banyak diberikan bantuan, sembako dan lain-lain. Terima kasih,” ucapnya.

Lanjutnya, tetapi kalau bisa warga yang menjadi korban dalam peristiwa ini juga dibantu dalam pembangunan rumah. “Ya kami berharap adanya dari pemerintah Ogan Ilir dan pemerintah kota Palembang, membantu kami dalam bentuk bahan bangunan, untuk membangun rumah,” harapnya.

“Mau tinggal dimana lagi, jika tidak diberikan bantuan seperti bahan bangunan, semen, pasir dan batubata. Sementara rumah kami yang terbakar saja didirikan diatas tanah pemerintah,” katanya.

Ketika ditanya terkait kebakaran tersebut, lanjut Zainudin, saat itu dirinya sedang berada di rumah. “Pnik saat kejadian api saat itu besar sekali. Jadi hanya bisa menyelamatkan baju di badan dan Keluarga saja,” katanya, sambil mengatakan hingga saat ini ia numpang tinggal di rumah keluarga.

Di tempat yang sama Kades Desa Ibul 3 yakni Pitersak membenarkan sudah banyak bantuan yang berdatangan di lokasi kebakaran.

“Untuk bantuan sembako benar sudah banyak datang. Dari ibu -ibu Dharmawanita provinsi, Kopri provinsi, Dinas Sosial provinsi, Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir, Kementerian Ogan Ilir dan Kementerian Kota Palembang,” bebernya.

” Bantuan ini seperti sembako, mie, baju bekas, air bersih, obat-obat, makanan balita, minyak,” katanya.

Sambung Pitersak, untuk hari ini rencananya warga dan Pemerintah Ogan Ilir akan mendirikan tenda untuk dapur umum. “Hari ini kita akan membangun tenda untuk dapur umum, jadi dapur umum ini dibangun bertujuan untuk warga memasak bersama-sama,” ungkapnya.

Ketika ditanya soal terkait soal bantuan pembanguan rumah untuk warga yang rumahnya kebakaran, jawab Zainudin, tidak ada. “Ini karena rumah-rumah yang terbakar ini diberdiri di jalur hijau dan tidak memiliki surat-suratnya,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB