Kondisi Miris Wahyu usai Dibacok dan Disiram Air Keras

- Redaksi

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wahyu Saputra (20), korban pengeroyokan yang terjadi di Jalan Sudirman tepatnya di dekat pasar Cinde Palembang, kini hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Sebagian wajah Wahyu saat ini terlihat bintik-bintik hitam lantaran bekas siraman air keras yang dilakukan pelaku. “Jari kelingking tangan kanan saya putus, jari manis juga hampir putus,” ujar Wahyu.

Tak hanya bangian wajah, Wahyu juga mengalami patah tangan, tulang tengkurung lutut kaki kanan pecah dan paha kaki kiri yang luka sobek. Wahyu terlihat masih sangat syok akibat peristiwa yang dia alami.

Apalagi saat ini untuk menjalani operasi penyembuhan atas sejumlah luka yang dia alami wahyu masih terkendala biaya.

“Wahyu ini seharusnya masih harus menjalani perawatan di rumah sakit untuk melakukan operasi,” ungkap Rajab (44), ayah Wahyu.

Namun karena terkendala biaya, Wahyu terpaksa pulang lebih cepat. “Padahal anak saya harus menjalani sejumlah operasi, terutama pada bagian lutut kaki kiri yang tulangannya pecah,” ujar dia.

Karena faktor ekonomi yang terbatas, Rajab merasa bingung kemana harus mencari uang yang dihitung-hitung bisa mencapai Rp30 juta.

“Saya ini hanya mengandalkan dari jualan bawang goreng, simpanan uang pun tidak ada,” ungkap dia.

Ia hanya bisa berharap agar  ada yang membantu anaknya supaya bisa secepatnya menjalani operasi. “Harapannya agar anak saya dapat segera menjalani operasi. orang yang tega melukai anak saya harus dihukum yang setimpal, apalagi anak saya tidak pernah terlibat masalah dengan pelaku,” tegasnya.

Polisi sendiri telah berhasil mengamankan dua pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap Wahyu, pada Rabu, 27 April 2022, sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Sudirman Kecamatan IT I, Palembang, tepatnya di dekat rumah Makan Sederhana.

Kedua pelaku yakni Ismu Hamadi Saputra (20), warga jalan Sungai Tawar 2 Lorong PMD Kelurahan  29 ilir Kecamatab IB 2, Palembang dan temanya HR (17), warga Sultan Syahril tepatnya dekat Salon Robeta. Keduanya pun hanya bisa pasrah saat digiring petugas Pidum dan Tekab 134 ke Polrestabes Palembang, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Gegara Uang Tak Diberi, Pria di Palembang Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu
Lakukan Aksi Curas Dua Sabahat Diringkus Unit Pidum
Satu Terduga Penembakan di Semeteh Datangi Polisi Secara Sukarela, Buron Sisa Satu 

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB