Kilang Pertamina Plaju Dukung Budidaya Ikan Air Tawar di Sungai Gerong Dengan Sistem Bioflok

- Redaksi

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU III Plaju melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) terus mendukung geliat budidaya perikanan air tawar yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sungai Gerong.

Kali ini, dukungan diwujudkan melalui bantuan fasilitas bioflok untuk mendukung aktivitas budidaya perikanan pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tunas Makmur dan Barokah di Dusun II dan III Desa Sungai Gerong.

Bantuan ini menjadi solusi bagi para pembudidaya ikan yang menghadapi tantangan siklus kemarau panjang dan minimnya fasilitas penunjang kolam atas untuk benih ikan hasil pemijahan.

Bioflok sendiri berasal dari kata bios yang artinya “kehidupan” dan flok “gumpalan”. Jadi bioflok adalah kumpulan dari berbagai organisme. Penerapan budidaya sistem bioflok ini sudah banyak diterapkan pada perikanan air tawar, karena mampu meningkatkan produktivitas hasil perikanan yang lebih tinggi.

Prinsip kerja bioflok adalah mengubah senyawa organik dan anorganik yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen menjadi massa lumpur atau sludge.

Ketua Pokdakan Tunas Makmur, Bambang, menjelaskan bahwa sebelum adanya bantuan bioflok, pembudidaya ikan mengalami kendala besar dalam proses budidaya ikan, terutama saat musim kemarau.

“Saat debit air kolam tanah menurun, kami kesulitan melanjutkan proses pembesaran ikan. Solusinya, kami harus memindahkan ikan ke kolam atas yang debit airnya lebih stabil, namun fasilitas yang memadai belum kami miliki,” ungkapnya.

Dengan hadirnya fasilitas bioflok, proses budidaya ikan dapat berjalan lebih efisien. “Kolam bioflok ini tidak hanya membantu kami saat musim kemarau, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk pemijahan ikan seperti nila, lele, dan patin. Alhamdulillah, bantuan ini memberikan solusi nyata bagi kami,” lanjut Bambang.

Bioflok yang diberikan terbuat dari bahan berkualitas tinggi, menggunakan terpal tahan lama dan besi dengan kadar baja terbaik. Teknologi ini memungkinkan pembudidaya untuk mempertahankan kualitas air sehingga pertumbuhan ikan tidak terganggu, bahkan saat debit air rendah.

Selain itu, limbah air bioflok juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pH air pada kolam tanah, menjadikan ekosistem lebih mendukung bagi kehidupan ikan.

“Dengan fasilitas ini, kami merasa sangat terbantu. Kendala yang selama ini kami hadapi dalam pembesaran ikan dapat teratasi, dan hasil produksi kami menjadi lebih maksimal. Kedepan, kami berharap dapat terus meningkatkan kapasitas budidaya ikan serta menjadikan Desa Sungai Gerong sebagai kawasan perikanan yang produktif,” ujar Bambang.

Area Manager Communication Relations & CSR RU III PT Kilang Pertamina Internasional, Siti Rachmi Indahsari menyampaikan apresiasi atas semangat kelompok pembudidaya ikan yang terus berinovasi dalam menghadapi tantangan.

“Kami di Kilang Pertamina Plaju percaya bahwa keberlanjutan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dari keberhasilan perusahaan. Bantuan bioflok ini adalah salah satu wujud nyata komitmen kami dalam mendukung sektor perikanan di Desa Sungai Gerong, terutama dalam menghadapi tantangan musim kemarau. Harapan kami, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas para pembudidaya ikan,” ujar Rachmi.

Ia juga menambahkan, program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus berinovasi dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

“Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan Kelompok Tunas Makmur dan Barokah dalam menciptakan sentra perikanan yang produktif di wilayah ini. Kilang Plaju akan terus hadir mendukung pengembangan masyarakat melalui program-program CSR yang bermanfaat,” tutupnya.

Program ini merupakan bentuk komitmen Kilang Plaju dalam mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya sektor perikanan, melalui pemberdayaan dan solusi inovatif, serta menjadi wujud dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang tertuang dalam SDGs, serta sejalan dengan prinsip ESG.

Geliat budidaya perikanan air tawar yang dijalankan oleh Pokdakan Tunas Makmur dan Barokah, sedikit demi sedikit mampu menggerakkan roda perekonomian di masyarakat.

Yudi, salah satu penggerak Pokdakan Tunas Makmur, mengaku jika ia telah cukup lama menjadi ‘pemain’ dalam suplai benih ikan patin.

Yudi dan anggota Pokdakan lainnya, begitu menjaga kualitas benih di kolam tanah dan bioflok di pekarangan rumahnya, sehingga mampu menggaet kepercayaan konsumen, dan semakin dikenal, dan mendatangkan pembeli dari berbagai daerah, termasuk dari Kota Palembang.

“Yang harus saya perhatikan pertama adalah saya harus jaga mutu, begitu ada satu orang cari benih ke saya, dalam dua minggu dia sudah dapat perkembangan, pasti menyebar dari mulut ke mulut,” pengakuan Yudi.

Berita Terkait

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan
Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan
Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas
IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga
Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD
Pendampingan Kader Posyandu Palembang Dalam Lomba SE Sumsel 
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kebahagiaan Kemerdekaan bagi 19 Anak Panti Asuhan Yunida Rizki

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD

Berita Terbaru

Sumsel

Makna Pancasila dalam Perjalanan Kehidupan Saya

Minggu, 23 Agu 2026 - 06:31 WIB

Sumsel

Resume Dari Hal Kecil, Saya Belajar Mengamalkan Pancasila

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:32 WIB

Sumsel

Menghidupkan Pancasila Melalui Kepedulian terhadap Sesama

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:24 WIB