Kilang Pertamina Plaju Dorong Pekerja Melek Literasi Finansial

- Redaksi

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kilang Pertamina Plaju menekankan pentingnya literasi finansial di kalangan pekerja. Kesadaran tentang pengelolaan keuangan pribadi yang baik menjadi penting, sebagai bekal menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa yang akan datang.

Untuk itu, edukasi literasi finansial pun mulai digalakkan di kalangan pekerja Selasa (24/9/2024), Kilang Pertamina Plaju, perusahaan pengolahan migas & petrokimia di Palembang, Sumatera Selatan, menggelar sharing session bertajuk “Strategi Cerdas Pekerja dalam kebebasan Finansial untuk Kesehatan Mental yang Prima.”

Seminar ini menghadirkan praktisi dan konsultan keuangan, Prita Ghozie, CEO & Founder ZAP Finance. Prita mengatakan, begitu pentingnya perencanaan keuangan guna memberikan ketenangan pikiran dalam bekerja. “Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya memberi kita stabilitas finansial, tetapi juga ketenangan pikiran yang berdampak positif pada kesehatan mental,” ujar Prita.

Dosen FEB Universitas Indonesia ini juga menyoroti pentingnya hubungan antara pengelolaan keuangan yang baik dan kesehatan mental, terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan yang dinamis seperti kilang minyak. “Tanpa manajemen keuangan yang tepat, banyak pekerja yang terjebak dalam utang konsumtif, yang dapat membahayakan kesejahteraan mereka secara keseluruhan,” kata dia.

Sebagai pekerja yang berhadapan langsung dengan operasi kilang minyak yang kompleks, stabilitas finansial menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga kesehatan mental dan kinerja profesional. “Stabilitas finansial adalah salah satu fondasi utama untuk menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja yang penuh tekanan seperti kilang minyak,” imbuhnya.

Kilang Plaju memainkan peran penting dalam industri energi nasional. Seiring dengan perkembangan industri, Kilang Plaju menyadari bahwa kesejahteraan pekerja bukan hanya ditentukan oleh aspek fisik dan keselamatan kerja, namun juga mencakup kesejahteraan finansial dan mental. Oleh karena itu, seminar ini dirancang khusus untuk mendukung pekerja Kilang Plaju dalam mencapai kebebasan finansial yang diharapkan dapat mendukung stabilitas mental dan meningkatkan produktivitas kerja.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya manajemen keuangan bagi pekerja, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang kerap mereka hadapi. Pengelolaan keuangan yang kurang tepat sering kali berujung pada masalah seperti ketergantungan pada pinjaman online, utang konsumtif, atau kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesejahteraan mental. Oleh karena itu, seminar ini berfokus pada solusi praktis yang dapat diterapkan oleh para pekerja untuk merencanakan dan mengelola keuangan dengan baik.

Dalam sambutannya, GM RU III PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Yulianto Triwibowo menekankan tentang pentingnya pekerja dan keluarga mengelola keuangan dengan baik.

“Mengelola keuangan itu bukan perkara yang mudah, mengelola keuangan membutuhkan komitmen yang kuat dan membutuhkan keterbukaan. Uang yang diberikan oleh perusahaan baik itu gaji, bonus dan sebagainya harus dikelola dengan sebaik-baiknya dan jangan sampai terjebak ke pola-pola bisnis yang akhirnya akan menjebak kita. Kalau sampai salah memilih pola bisnis bisa menyebabkan kerugian untuk diri kita sendiri, maka dari itu hati-hati dalam mengelola keuangan kita,” kata dia.

Menurut Yulianto, manajemen Kilang Pertamina Plaju terus mengusahakan dan mengupayakan agar para pekerja Pertamina dapat mengelola keuangannya sendiri. Semoga dengan ada kegiatan ini kita semua bisa membawa hasil yang bermanfaat terkait mengelola keuangan dengan baik dan bijak,” ujarnya.

Berita Terkait

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian
Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi
Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib
PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13 WIB

SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:12 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terbaru

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Kota Palembang

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:56 WIB

Empat Lawang

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:48 WIB