PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Sampoerna University memperluas pengenalan pendidikan tinggi berstandar Amerika Serikat kepada generasi muda Sumatera Selatan melalui Sampoerna University Roadshow di Palembang. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk mengenal pilihan program studi, pola pembelajaran, hingga persiapan memasuki dunia kerja global.
Brand Manager of Sampoerna Schools System Sarah Dwiyanti Sumadilaga mengatakan, roadshow tersebut tidak hanya memperkenalkan program pendidikan, tetapi juga membuka ruang diskusi bagi calon mahasiswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi sesuai minat dan rencana masa depan.
“Kami hadir di Palembang untuk membuka ruang bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk berdiskusi secara langsung tentang pilihan pendidikan tinggi yang disesuaikan dengan minat, potensi, dan rencana masa depan mereka,” ujar Sarah.
Menurut dia, pemilihan perguruan tinggi perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar program studi. Kemampuan berpikir kritis, kompetensi multidisipliner, serta pengalaman yang mendukung kesiapan memasuki dunia kerja global menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Sampoerna University merupakan universitas pertama di Indonesia dan satu-satunya di Asia Tenggara yang memperoleh akreditasi institusional dari New England Commission of Higher Education (NECHE). Lembaga akreditasi pendidikan tinggi Amerika Serikat tersebut juga mengakreditasi sejumlah universitas di Amerika Serikat, termasuk Harvard, Yale, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Akreditasi institusional tersebut mencakup sejumlah aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi, mulai dari kualitas akademik, pengalaman belajar mahasiswa, tata kelola hingga dukungan mahasiswa. Saat ini, Sampoerna University memiliki pilihan program studi melalui Faculty of Business, Faculty of Engineering and Technology, Faculty of Education, serta Faculty of Arts & Science.
Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah General Education, yakni pembelajaran lintas disiplin yang menjadi bagian dari sistem pendidikan tinggi Amerika Serikat. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari bidang sesuai jurusannya, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai komunikasi, humaniora, ilmu sosial dan perilaku, ilmu alam, serta matematika.
Pendekatan tersebut dirancang untuk memperluas perspektif mahasiswa dalam melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Pembelajaran juga diarahkan agar pengetahuan akademik dapat diterapkan dalam situasi nyata melalui pengalaman internship maupun student exchange.
Kebutuhan terhadap akses pendidikan tinggi sekaligus penguatan kompetensi kerja juga menjadi perhatian di Sumatera Selatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Sumatera Selatan pada 2025 tercatat sebesar 27,41 persen. Angka tersebut menunjukkan masih terdapat ruang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan tinggi.
Pada sisi ketenagakerjaan, proporsi pekerja penuh waktu di Sumatera Selatan juga meningkat dari 58,94 persen pada Februari 2024 menjadi 65,74 persen pada November 2025. Kondisi tersebut turut menempatkan pengalaman praktis dan kompetensi kerja sebagai aspek yang penting dalam pendidikan tinggi.
Untuk menunjang proses belajar, Sampoerna University menyediakan sejumlah layanan pendukung mahasiswa, antara lain tutoring bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan tambahan dalam pembelajaran serta layanan konseling untuk persoalan personal dan kesehatan mental.
Mahasiswa juga memperoleh dukungan melalui Career Services yang mencakup pendampingan karier, peninjauan curriculum vitae (CV), latihan wawancara, serta informasi mengenai kesempatan internship dan pekerjaan penuh waktu.
Sampoerna University Roadshow di Palembang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di 11 kota di Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, calon mahasiswa dan keluarga dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai program studi, pola pembelajaran, pengalaman mahasiswa, serta berbagai dukungan yang tersedia selama menempuh pendidikan.
“Kami melihat potensi besar dari generasi muda di Palembang dan Sumatera Selatan. Harapannya, potensi tersebut dapat terfasilitasi oleh pendidikan tinggi yang sengaja dirancang untuk mewujudkan aspirasi mereka saat memasuki dunia kerja,” kata Sarah.
Penulis : Yun
Editor : Jaks


















