Ketulusan Ustadzah Nur Insani Mengajar Anak-Anak Mengaji

- Redaksi

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Senyum kecil bahagia terpancar dari wajah Nur Insani, 49 tahun. Dengan tangan sedikit gemetar, ia menerima simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dibuat dari styrofoam besar.

Gerak tubuhnya makin terlihat kaku, saat Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru mendekatinya dan memberikan selamat padanya. Ini adalah momen yang tak pernah dibayangkan ibu dari 3 anak itu.

Nur mengaku, selama ini hanya fokus mengajar anak-anak mengaji di masjid dekat rumahnya. Nur sendiri tinggal di Kecamatan Ilir Barat, Palembang. Ia sendiri sudah belasan tahun mengabdikan dirinya mengajar anak-anak mengaji.

Hal itu rutin dilakukan hampir setiap sore hari. “Ini gak nyangka. Selama ini saya hanya mengajar mengaji. Mengisi waktu luang saya di sore hari. Mendapat bantuan pendaftaran dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan seperti ini tentu tidak pernah saya bayangkan,” ucapnya.

Dalam kesehariannya, Nur adalah ibu rumah tangga. Selama mengajar mengaji, Nur ikhlas meski honor yang didapat mengajar tidaklah seberapa.

“Yang saya lakukan adalah kerja ikhlas, karena saya berharap dengan kerja seperti ini saya bisa lebih dekat dengan Allah SWT,” ucap wanita yang mengenakan gamis putih itu.

Setelah mendapatkan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan seperti ini tentunya menjadi modal dan pacuan semangat Nur untuk terus mendidik anak-anak di TPA agar mampu mengaji dan membaca Al Quran.

“Saya bersyukur, saya berdoa dan berharap agar saya bisa makin istiqomah untuk mengajar anak-anak mengaji. Dan nyawa adalah rahasia Allah, setidaknya dengan masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan ini, saya tenang karena terlindungi jaminan sosial,” ucapnya.

Sementara itu, diketahui Gubernur Sumsel Herman Deru sudah membagikan sebanyak 1.200 kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk ustadz dan ustadzah di Palembang. Mereka yang menerima kartu BPJS ketenagakerjaan kali ini  adalah mereka yang  tergabung dalam Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al – Qur’an (FKTPQ) Palembang dan Badan Koordinasi Pendidikan Al – Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Sumatra Selatan.

“Ini sebagai bentuk apresiasi atas jasa para Ustadz dan Ustadzah dalam mencetak generasi Qurani. Pemprov Sumsel memberikan perlindungan kepada ustadz dan ustadzah dengan memberikan kartu BPJS ketenagakerjaan,” jelas Herman Deru.

Diakuinya, penyerahan Kartu Ketenagakerjaan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov Sumsel terhadap para Ustadz dan Ustadzah. “Atas jasa mereka yang telah mentransfer ilmu dan mendidik generasi muda agar menjadi insan yang berakhlak mulia, Pemprov berikan kartu BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Abdul Jafar Kecam Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Jurnalis di Polda Sumsel
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Berita Terbaru