Nama : Keyla Ayu Intania
NIM : PO7131226031
Prodi : D4 Gizi dan Dietetika
Ketika Pancasila Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari
Untuk saya, Pancasila bukan sekadar lima sila yang harus dihafal untuk tugas atau ujian. Nilai-nilainya sebenarnya kita lakukan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari tanpa menyadari hal tersebut. Mulai dari menghargai orang lain, membantu teman, hingga berdiskusi ketika terdapat perbedaan pendapat. Meski sederhana, menurut saya hal-hal tersebut sudah bisa dianggap sebagai bentuk aktualisasi Pancasila.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya melaksanakannya dengan menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang saya percayai. Selain itu, saya juga berusaha menghormati teman-teman yang memiliki keyakinan yang berbeda. Karena setiap orang memiliki hak untuk melaksanakan agamanya masing-masing tanpa merasa terganggu atau dihina.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dalam kehidupan sehari-hari, saya selalu berusaha menghargai teman-teman dan tidak membeda-bedakan antara satu sama lain. Misalnya, jika ada teman yang merasa sulit memahami tugas, saya selalu berusaha untuk membantu dengan semampu saya. Menurut saya, saling tolong menolong dan saling menghargai adalah hal-hal sederhana yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang
Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Saya menerapkannya dengan tetap menjaga hubungan yang baik dengan teman-teman, meskipun kita memiliki sifat, pendapat, dan latar belakang yang berbeda. Saat bekerja dalam tim, saya berusaha ikut berpartisipasi dan menghargai pendapat teman-teman agar tugas dapat selesai secara bersama-sama.
Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam musyawaratan atau perwakilan. ketika berdiskusi dengan teman. Kalau ada perbedaan pendapat, saya selalu mencoba mendengarkan terlebih dahulu sebelum memberikan pendapat saya sendiri. Menurut saya, hasil pengambilan keputusan melalui musyawarah lebih baik dibandingkan hanya menentukan sesuai keinginan pribadi.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Saya mencoba menerapkannya dengan berusaha bersikap jujur dan tidak memilih teman secara sembarangan. Saya juga ingin berbagi dan membantu teman-teman yang sedang membutuhkan.
Dari hal-hal tersebut, saya menyadari bahwa menerapkan Pancasila tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari justru bisa menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila masih relevan dan terasa dalam kehidupan sehari-hari kita. Yang terpenting bukan hanya menghafal sila-silanya, tetapi juga berupaya menerapkannya dalam sikap dan kebiasaan sehari-hari sebagai seorang mahasiswa di lingkungan kampus.








