Ketika Pancasila Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Keyla Ayu Intania

NIM    : PO7131226031

Prodi  : D4 Gizi dan Dietetika

 

Ketika Pancasila Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Untuk saya, Pancasila bukan sekadar lima sila yang harus dihafal untuk tugas atau ujian. Nilai-nilainya sebenarnya kita lakukan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari tanpa menyadari hal tersebut. Mulai dari menghargai orang lain, membantu teman, hingga berdiskusi ketika terdapat perbedaan pendapat. Meski sederhana, menurut saya hal-hal tersebut sudah bisa dianggap sebagai bentuk aktualisasi Pancasila.

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya melaksanakannya dengan menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang saya percayai. Selain itu, saya juga berusaha menghormati teman-teman yang memiliki keyakinan yang berbeda. Karena setiap orang memiliki hak untuk melaksanakan agamanya masing-masing tanpa merasa terganggu atau dihina.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dalam kehidupan sehari-hari, saya selalu berusaha menghargai teman-teman dan tidak membeda-bedakan antara satu sama lain. Misalnya, jika ada teman yang merasa sulit memahami tugas, saya selalu berusaha untuk membantu dengan semampu saya. Menurut saya, saling tolong menolong dan saling menghargai adalah hal-hal sederhana yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Saya menerapkannya dengan tetap menjaga hubungan yang baik dengan teman-teman, meskipun kita memiliki sifat, pendapat, dan latar belakang yang berbeda. Saat bekerja dalam tim, saya berusaha ikut berpartisipasi dan menghargai pendapat teman-teman agar tugas dapat selesai secara bersama-sama.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam musyawaratan atau perwakilan. ketika berdiskusi dengan teman. Kalau ada perbedaan pendapat, saya selalu mencoba mendengarkan terlebih dahulu sebelum memberikan pendapat saya sendiri. Menurut saya, hasil pengambilan keputusan melalui musyawarah lebih baik dibandingkan hanya menentukan sesuai keinginan pribadi.

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Saya mencoba menerapkannya dengan berusaha bersikap jujur dan tidak memilih teman secara sembarangan. Saya juga ingin berbagi dan membantu teman-teman yang sedang membutuhkan.

 

Dari hal-hal tersebut, saya menyadari bahwa menerapkan Pancasila tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari justru bisa menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila masih relevan dan terasa dalam kehidupan sehari-hari kita. Yang terpenting bukan hanya menghafal sila-silanya, tetapi juga berupaya menerapkannya dalam sikap dan kebiasaan sehari-hari sebagai seorang mahasiswa di lingkungan kampus.

Berita Terkait

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Sumsel

Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kota Palembang

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:50 WIB