Menjadi Generasi yang Menghidupkan Pancasila, Bukan Hanya Menghafalnya

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Amanda Dira Rahmadani

NIM    : PO7131226037

Prodi  : D4 Gizi dan Dietetika

 

Menjadi Generasi yang Menghidupkan Pancasila, Bukan Hanya Menghafalnya

 

Sejak kecil, saya sudah mengenal Pancasila. Saya menghafalkan kelima silanya di sekolah, mengucapkannya saat upacara, dan menjawab soal-soal tentang Pancasila ketika ujian. Namun, semakin bertambah usia, saya mulai menyadari bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bukan hanya untuk dihafalkan, melainkan juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya, makna Pancasila justru terasa ketika diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

 

Saat menjadi mahasiswa, saya bertemu dengan teman-teman yang berasal dari daerah, suku, dan kebiasaan yang berbeda. Awalnya saya sempat merasa canggung karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Seiring berjalannya waktu, saya belajar untuk menghargai perbedaan, mendengarkan pendapat orang lain, dan tidak membeda-bedakan teman. Dari situlah saya memahami bahwa persatuan tidak hanya diucapkan, tetapi juga dibangun melalui sikap saling menghormati.

 

Dalam kegiatan perkuliahan, saya juga belajar bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan. Ketika mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha menyampaikan pendapat dengan baik sekaligus menghargai pendapat teman. Jika terjadi perbedaan pandangan, kami mencari solusi melalui musyawarah hingga mencapai kesepakatan bersama. Hal tersebut membuat saya semakin menyadari bahwa nilai-nilai Pancasila masih sangat relevan diterapkan dalam kehidupan mahasiswa.

 

Selain itu, saya berusaha membiasakan diri untuk bersikap jujur, datang tepat waktu, serta membantu teman yang mengalami kesulitan jika saya mampu. Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan tersebut mengajarkan saya arti kemanusiaan, keadilan, dan tanggung jawab.

 

Bagi saya, menjadi generasi yang menghidupkan Pancasila berarti menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam setiap tindakan, bukan sekadar menghafal bunyinya. Saya yakin perubahan tidak selalu dimulai dari hal-hal besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan kesadaran dan konsisten. Dengan cara itulah saya dapat ikut menjaga agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Sabu 14,7 Kg dan Aliran Dana Rp1,7 Miliar, Angga Prasetyo Diseret ke Meja Hijau
Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal
Alasan Jaga Diri, Bawa Pisau di Pinggang, Pria 45 Tahun Diamankan Polisi
Pancasila Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Membentuk Karakter Diri Saya  
Terlibat Narkoba dan Desersi, Dua Anggota Polres Empat Lawang Dipecat Tidak Hormat
Bupati Toha Paparkan Rancangan Perubahan APBD Muba 2026 dalam Paripurna DPRD
Mengamalkan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Peran Pancasila dalam Membentuk Karakter Mahasiswa

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Sabu 14,7 Kg dan Aliran Dana Rp1,7 Miliar, Angga Prasetyo Diseret ke Meja Hijau

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Alasan Jaga Diri, Bawa Pisau di Pinggang, Pria 45 Tahun Diamankan Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Pancasila Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Membentuk Karakter Diri Saya  

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Bupati Toha Paparkan Rancangan Perubahan APBD Muba 2026 dalam Paripurna DPRD

Berita Terbaru

Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal

Kota Palembang

Nyambi Jadi Ojek Pangkalan, Polisi Polda Sumsel Jadi Korban Begal

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB