Nama : Aura Tsabitah Nazwa
NIM : PO7131226077
Prodi : D4 (1A) Gizi dan Dietetika
Peran Pancasila dalam Membentuk Karakter Mahasiswa
Pancasila bukan cuma sesuatu yang harus dihafalkan untuk pelajaran atau tugas kuliah. Pancasila juga sebenarnya banyak berhubungan dengan kehidupan kita sehari-hari. Dari kecil saya sudah sering mendengar tentang Pancasila, tapi setelah masuk kuliah saya mulai lebih memahami bahwa nilai-nilai Pancasila bisa diterapkan dari hal-hal yang sederhana.
Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa saya terapkan dengan menjalankan ibadah sesuai agama yang saya yakini. Selain itu, saya juga menghargai teman yang berbeda agama dengan saya. Menurut saya, perbedaan agama bukan masalah untuk tetap berteman. Kita bisa saling menghargai dan tetap bekerja sama tanpa harus mempermasalahkan perbedaan tersebut.
Sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menurut saya mengajarkan untuk memperlakukan orang lain dengan baik. Di lingkungan kampus, saya berusaha untuk tidak memilih-milih teman berdasarkan daerah asal atau keadaan mereka. Saya juga belajar untuk menjaga perkataan. Kadang kita bermaksud bercanda, tetapi belum tentu orang lain menganggapnya lucu. Jadi, menurut saya kita tetap harus memikirkan perasaan orang lain.
Sila ketiga Persatuan Indonesia bisa saya lihat dalam kehidupan di kampus. Saya bertemu dengan teman yang berasal dari daerah yang berbeda dan tentunya memiliki kebiasaan yang tidak sama. Walaupun begitu, kami tetap bisa berteman dan bekerja sama. Salah satu contohnya ketika mendapat tugas kelompok. Kami harus mengerjakan tugas bersama dan saling membantu. Dari situ saya belajar bahwa perbedaan sebenarnya bukan penghalang untuk bekerja sama.
Sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan diterapkan ketika berdiskusi dengan teman. Dalam tugas kelompok biasanya setiap orang punya pendapat masing-masing. Kadang pendapat saya juga tidak selalu diterima. Dari situ saya belajar untuk tidak langsung marah atau merasa pendapat saya paling benar. Lebih baik semua pendapat dibicarakan bersama dan dicari keputusan yang bisa diterima oleh anggota kelompok.
Sila kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia bisa saya terapkan dengan bersikap adil dan bertanggung jawab. Contohnya ketika mengerjakan tugas kelompok, semua anggota harus ikut bekerja. Jangan sampai hanya satu orang yang mengerjakan semuanya, sedangkan yang lain hanya menunggu hasil. Saya juga berusaha membantu teman yang membutuhkan tanpa membeda-bedakan apakah dia teman dekat atau bukan.
Saya sendiri masih dalam proses belajar dan tentu belum bisa menerapkan semuanya dengan sempurna. Tetapi menurut saya, yang penting adalah mau mencoba dan memperbaiki diri. Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang bagus, tetapi juga tentang belajar menjadi orang yang lebih dewasa dan bertanggung jawab.















