Kena Bully saat Pulang Latihan Nari Perpisahan Sekolah, Dua Remaja Diceburkan ke Sungai

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa yang dibully diceburkan ke Sungai. (Photo: Istimewa)

Siswa yang dibully diceburkan ke Sungai. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami seorang remaja di Kota Palembang. Sebab, niat hati hendak membela teman yang dibully sejumlah kelompok orang, ia malah turut diceburkan ke sungai.

Tak terima cucunya telah menjadi korban penganiayaan, Suwarni (66), warga Lorong Majapahit 9 Kecamatan Jakabaring Palembang, melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin 19 Mei 2025.

Dijelaskan, peristiwa tersebut dialami cucunya yakni, Tegar Ramadhan, siswa SMP di Palembang saat pulang dari kerja kelompok dari rumah temannya latihan nari untuk perpisahan sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, saat cucunya berada di Jalan Terusan (jembatan), Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang.

Di mana berawal saat korban dan temannya Kirana, baru saja pulang dari latihan menari di rumah temannya. Lanjutnya, lalu setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), cucunya dan Kirana didatangi kelompok terlapor.

“Cucu saya ditarik, didorong hingga dijatuhkan ke sungai. Awalnya teman cucu (Kirana) diceburkan ke sungai, niatnya membantu temannya,” bebernya.

Lebih jauh Suwarni mengatakan, cucu dan temannya saat itu tidak bisa melakukan perlawanan.

“Cucu saya tidak ada masalah. Dia tidak bisa melawan. Alhasil sudah diceburkan Terlapor, cucu saya pun langsung pulang. Sedangkan Terlapor langsung kabur,” katanya.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka di kaki, tangan hingga dadanya memar. “Kami tidak terima pak oleh itulah saya laporkan disni, berharap pelaku ditangkap,” katanya.

Sementara, Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Yudi membenarkan adanya laporan nenek korban terkait kekerasan anak. “Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB