Kemenag: Mulai Tahun 2026 Segala Urusan Haji Beralih ke Badan Penyelenggara Haji

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah Calon Haji (JCH) kloter 14 asal Sumsel. Foto: Tia

Jemaah Calon Haji (JCH) kloter 14 asal Sumsel. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan mulai tahun 2026 segala urusan haji tidak lagi ditangani Kemenag, karena akan beralih ke Badan Penyelanggara Haji (BPH).

“Ini tahun terakhir kepengurusan haji diselenggarakan Kemenag. Tahun depan akan dilaksanakan badan setingkat Kementrian, yakni Badan Penyelenggara Haji guna penyelenggaraan haji lebih baik. Karena ini masa transisi,” ujar Wakil Kepala Badan Penyelanggara Haji, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak pada, Senin (19/5/2025).

Dahnil mengatakan nantinya BPH memang dikhususkan untuk mengurusi pengolahan haji saja. Sebab, hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan haji menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Maka badan penyelenggara haji ini kerja nya cuma mengurusi haji saja, kami belajar untuk peningkatan pelayanan haji kedepannya. Ditambah lagi, saat ini sedang masa transisi,” katanya.

Kemudian, ia menyebut jika Jemaah Calon Haji (JCH) Indonesia paling banyak, yaitu mencapi 221 ribu orang.

“Negara lain ada yang hanya 5 ribu, ini data yang bahkan lebih kecil dibandingkan dengan JCH yang diberangkatkan dari Embarkasi haji Palembang,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan pada tahun ini akan bertemu haji Akbar. Karena jatuh pada hari Jumat, Spesial.

Selain itu, JCH juga harus mempersiapkan diri, karena bulan lalu pengecekan terakhir cuaca disana ekstrem, yaitu dengan suhu rata – rata 41-45 derajat Celcius.

“Puncaknya bisa sampai 50 derajat Celcius, di Indonesia paling tinggi hanya 38 derajat Celcius. Ibadah haji ini 100 persen ibadah fisik, maka kalau sehat akan sangat membantu apalagi yang terbiasa jalan kaki,” imbuhnya.

Ia menuturkan ibadah haji sebagian besar merupakan ibadah sosial, dan sebagian kecil ibadah pribadi.

“Saya sebut begitu Karena ketika kita ibadah haji (wukuf di Padang Arafah), sama saja kita sedang belajar dengan Nabi Ibrahim, Siti Hajar, Nabi Ismail,” tuturnya.

Kemudian, ia menjelaskan output haji utama, yaitu akhlak yang baik.”Makanya kita didoakan jadi haji mabrur bukan makbul (memenuhi syarat-syarat syari’at,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan mengungkapkan hingga saat ini jumlah jemaah yang telah diberangkatkan ada sebanyak 7.012 asal Sumsel, dan 1.058 asal Babel.

“Total JCH yang diberangkatkan dari Embarkasi haji Palembang 8.070 orang ditambah dari Babel. Dari kloter satu hingga insyaallah kloter 14, Embarkasi haji Palembang sudah 5 ribu JCH diberangkatkan sejauh ini kondusif,” ungkapnya.

Ia berharap, para JCH dapat menjalankan ibadah wajib ataupun Sunnah dapat menjadi ibadah haji yang berkah dan mabrur.

“Pelepasan haji kloter 14 ini istimewa, karena langsung dilepas oleh wakil kepala badan penyelenggara haji,” ucap dia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan
Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas
Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat
Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah
Pegadaian Kanwil III Palembang Hadirkan “Ramadan Bareng TRING! 2026” di PSCC
Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata
Mediasi Gugatan 24 Media Gagal, Kuasa Hukum Media Suara Republik Siap Hadapi Pembuktian di Persidangan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG pada Masa Ramadan dan Menjelang Idulfitri

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:15 WIB

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:07 WIB

Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:59 WIB

Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata

Berita Terbaru

Kota Palembang

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:15 WIB