Kekayaan Pejabat Meningkat Selama Pandemi COVID-19, Ini Tanggapan Pengamat

- Redaksi

Sabtu, 11 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Politik dan Sosial Sumsel, Bagindo Togar Butar-Butar

Pengamat Politik dan Sosial Sumsel, Bagindo Togar Butar-Butar

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sebanyak 70,3 persen harta kekayaan para pejabat negara naik selama satu tahun terakhir, atau di masa pandemi COVID-19.

Diketahuinya kenaikan itu, berdasarkan analisis terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2019-2020. Di mana, ada 58 persen Menteri yang kekayaannya bertambah lebih dari Rp1 miliar.

Menyikapi hal itu, Pengamat Sosial Politik, Bagindo Togar Butar menyebut, dampak dari masa pandemi COVID-19, variabel kesehatan, ekonomi dan interaksi sosial, paling nyata dirasakan perubahan kondisinya. Semua elemen maupun kelompok masyarakat, dituntut untuk mampu merespon aktif atas adaptasi kehidupan baru.

Bagindo mengatakan, tidak sedikit dunia usaha, yang terpaksa menutup kegiatan niaganya, paling tidak menunda operasional hingga situasi relatif kondusif. Akan tetapi, elite pemerintah sebagai regulator dan pengambil kebijakan, cenderung stabil daya survival juga otoritasnya, serta dominan keberadaannya di tengah kondisi yang tidak biasa ini.

“Katakanlah para pejabat pemerintah yang tak terusik posisi sumber keuangannya, berbeda dengan yang dialami pelaku dunia usaha atau wiraswasta,” ungkap Bagindo, saat dihubungi, Jum’at (10/9/2021).

Mantan Ketua IKA Fisip Unsri juga menyebut,

stabilitas keuangan masyarakat sangat tergantung atas kucuran dana atau bantuan dari pemerintah, yang disalurkan melalui ragam program guna mengatasi dampak ekonomi di era wabah kesehatan massal ini.

“Tidaklah heran kekayaan para petinggi pemerintahan sebagian besar meningkat, paling tidak tak begitu banyak berkurang, karena daya konsumsi berkurang,” cetusnya.

Untuk itu, para pejabat pusat maupun daerah, bagindo berharap  sepatutnya aktif dan up date akan data data harta kekayaannya sebagai apartur negara, yang tengah dilanda wabah ragam varian virus yang berbahaya bagi kesehatan.

Bagindo berpendapat, sepanjang harta yang diperoleh melalui proses yang wajar, bukan dikarenakan oleh penyalahgunaan jabatannya, serta disebabkan ketangkasan mensiasati peluang menggali sumber sumber rezeki, dari anggaran pemerintah untuk penanggulangan pandemi COVID-19.

“Sangat tak pantas, tak manusiawi dan miskin rasa empati, tatkala dana bencana kesehatan disalahgunakan. Bila ada pejabat pemerintah yang berperilaku atau bertindak seperti itu, sangat layak untuk menerima sanksi profesi, perdata maupun tindak pidana umum sesuai UU di Negeri ini,” jelas Direktur Eksekutif Forum Demokrasi Sriwijaya. (ANA)

Berita Terkait

Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila Tentang Diri Sendiri Di Kehidupan Sehari Hari
Komisi II DPRD Provinsi Sumater Selatan Dalami Perumusan Program Prioritas Ekonomi 2027 Melalui Kunjungan Kerja ke DPRD DKI Jakarta
Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir
Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Glumbang Kabupaten Muara Enim
Kunjungan Kerja KOMISI III DPRD Prov. Sumsel ke Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk Perkuat Kredit Produktif dan Layanan Digital
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Bahas Transformasi Digital hingga Sumsel Zero Blank Spot
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tinjau Optimalisasi Pemerintahan Desa dan Penataan Batas Wilayah di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin
Rapat Paripurna XXXVIII DPRD Prov. Sumsel tentang Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:08 WIB

Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila Tentang Diri Sendiri Di Kehidupan Sehari Hari

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:41 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumater Selatan Dalami Perumusan Program Prioritas Ekonomi 2027 Melalui Kunjungan Kerja ke DPRD DKI Jakarta

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:05 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:00 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Glumbang Kabupaten Muara Enim

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:10 WIB

Kunjungan Kerja KOMISI III DPRD Prov. Sumsel ke Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk Perkuat Kredit Produktif dan Layanan Digital

Berita Terbaru

Foto korban saat di TKP

Kriminal

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 Sep 2026 - 18:06 WIB